Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 17:49 WIB
Suporter sepak bola meletakkan atribut Arema saat mengikuti doa bersama bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (3/10/2022). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

"Kalau di RS kan gratis. Sekarang cari utangan. Untuk hari ini saja sudah habis Rp 750 ribu," kata Dewi.

Mahfud, ayah Nur Saguwanto, hanya berprofesi sebagai buruh tani sehingga tak bisa mencukupi kebutuhan perawatan.

"Mata anak saya masih bengkak dan memerah. Belum dapat bantuan. Ya kami rawat semampunya di rumah," kata Mahfud.

Kontributor : Rizky Islam

Baca Juga: Polisi Hapus Video yang Disebut Bukti Tragedi Kanjuruhan Malang dari Suporter Aremania Tidak Profesional

Load More