SuaraSumbar.id - Lelaki berusia 35 tahun berinisial HM yang bekerja sebagai pegawai Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ditangkap polisi karena mencabuli keluarga pasien.
Warga Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II ini ditangkap polisi, setelah keluarga korban melaporkannya ke aparat.
"Pelaku ditangkap di RS Siti Aisyah tanpa perlawanan. Penangkapan dilakukan Kanit Pidum Ipda Jemmy Amin Gumayel dan Kanit PPA Aipda Christin," kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi, Jumat (16/9/2022).
Dia mengatakan, penangkapan dilakukan hari Kamis (15/9). Setelah ditangkap, HM langsung dibawa untuk diinterogasi.
Berdasarkan laporan keluarga korban, pencabulan tersebut berawal ketika korban yang masih berusia 14 tahun berada di RS milik pemerintah tersebut untuk menunggui kakaknya.
Di ruang perawatan, HM yang sedang memperbaiki infus kakak korban, melihat anak tersebut.
Saat itu, HM berkata kepada korban bahwa tubuhnya cocok untuk menjadi polisi.
Kepada korban, HM mengatakan kalau mau menjadi polisi kesehatannya harus dicek lebih dulu, termasuk kemaluannya.
Susai mengobrol, HM mengajak korban ke lantai dua rumah sakit, persisnya di salah satu ruangan. Di ruang itulah HM mencabuli korban dengan dalih memeriksa kesehatan kemaluan.
Baca Juga: Kakek di Jember Tega Cabuli Cucu Kandungnya Sendiri
Karena kaget, korban langsung berteriak serta lari kembali ke ruang perawatan kakaknya. Dia lantas mengadu ke orangtuanya.
Tidak terima anaknya dicabuli, keluarga korban melapor ke Polres Lubuklinggau.
Dilihat SuaraSumbar.id pada akun Instagram @isrocuey, tampak HM sudah memakai baju tahanan serta tangannya diborgol.
Cuma pegang
HM dalam gelar perkara mengklaim dirinya tidak melakukan pencabulan. ia hanya memegang kemaluan korban untuk memeriksa kesehatan.
"Ya saya memang bilang kalau mau jadi polisi harus sehat, termasuk kemaluan. Saya hanya memegang bagian sensitifnya saja," kilah HM.
Tak hanya itu, HM mengatakan sebelumnya tak pernah mengenal korban. Dia mengobrol dengan korban hanya spontan.
Berita Terkait
-
Kakek di Jember Tega Cabuli Cucu Kandungnya Sendiri
-
Kakek di Jember Cabuli dan Ancam Bunuh Cucunya, Tapi Saat Tepergok Mengaku Khilaf
-
Calon Pendeta di Alor Cabuli 14 Anak, Merekam dan Memotret Para Korban Sebelum dan Sesudah Melakukan Aksi Bejatnya
-
Miris! Bocah Usia 12 Tahun Mengidap HIV Karena di Cabuli Sejak Kecil
-
Viral! Anak Kecil Ini Jadi Korban Pemerkosaan Oleh Orang Tak Dikenal
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi