SuaraSumbar.id - Misteri penemuan mayat perempuan yang terpotong menjadi dua di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, akhirnya sudah menemui titik terang. Ternyata, korban adalah siswi SMA yang masih berusia 16 tahun berinisial M.
Satu fakta baru terungkap yakni M dibunuh oleh siswa SMA yang merupakan pacarnya sendiri berinisial A dan masih berusia 17 tahun.
Motif A membunuh M juga tidak disangka-sangka dan mengejutkan banyak pihak. Betapa tidak, A tega membunuh M hanya karena menolak ajakannya untuk berhubungan badan layaknya suami istri.
Kapolres Bantaeng AKBP Andi Kumara, yang dikutip SuaraSumbar.id, Rabu (14/9/2022), mengatakan A lebih dulu mencekik M hingga tewas. Setelah tewas, barulah A memutilasi tubuh M.
"Awalnya pelaku minta berhubungan intim, tapi korban menolak. Pelaku emosi dan mencekik," kata Andi.
Dia mengatakan, A membunuh M pada hari Kamis 1 September. Pada hari yang sama, karena tak kunjung pulang, orangtua korban melaporkan anaknya hilang.
Korban baru ditemukan sudah tak bernyawa hari Minggu 11 September sekitar pukul 13.00 WITA.
Saat ditemukan, kaki korban sudah terpotong, terpisah dari bagian tubuhnya.
"Pelaku memutilasi kaki korban memakai batu kali yang pipih," kata Andi.
Baca Juga: Tertangkap! PNS yang Menendang Motor Akhirnya Jadi Tersangka
HP dijual
Andi juga mengungkap fakta baru pada kasus pembunuhan siswi SMA, MI (16 tahun). Ternyata, pelaku juga mencuri barang berharga korban.
MI sebelumnya ditemukan tewas oleh warga sekitar di sungai Biangloe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Bagian tubuhnya sudah tak utuh.
MI merupakan korban pembunuhan oleh kekasihnya sendiri, A (17 tahun). Setelah dibunuh, korban dimutilasi.
"Pelaku ternyata membawa pergi barang berharga korban yakni HP. Kami saat ini sedang melakukan penulusuran keberadaan HP itu, katanya langsung dijual oleh pelaku ini," ujar Andi saat dikonfirmasi Selasa, 13 September 2022.
Andi mengatakan A membunuh MI dengan cara yang sadis. A mencekik leher korban dari belakang menggunakan lengan kanan. Kemudian menarik pakai tangan kiri, sehingga korban tak sadarkan diri.
Pelaku kemudian melanjutkan menganiaya korban dengan memukul kepala bagian belakang menggunakan batu sungai. Setelahnya korban langsung tak sadarkan diri.
Berita Terkait
-
Tertangkap! PNS yang Menendang Motor Akhirnya Jadi Tersangka
-
Sadis, Diduga Menolak Melakukan Hubungan Intim, Pemuda Nekat Mutilasi Perempuan di Tempat Wisata Air Terjun
-
Nama 4 Jenazah Korban Mutilasi di Mimika Diumumkan Polisi
-
Syok Putranya Aniaya hingga Mutilasi Monyet demi Konten, Ayah AY: Demi Allah Saya tidak Tahu
-
Menyulam Benang ASN Saksi Korupsi yang Hilang dan Penemuan Mayat Tanpa Kepala Hangus Terbakar di Semarang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol