Kelima, dalam kebanyakan kasus, anak-anak merespons hukuman dengan cara berikut, “Orangtuaku tidak mencintaiku dan pasti ada yang salah denganku.” Bahkan jika Anda tidak berniat membuat anak Anda merasa seperti ini, hukuman Anda membersi pesan seperti itu. Tidak mengherankan bahwa ini dapat merusak kesehatan mental anak dan membuat mereka memiliki masalah psikologis yang serius selama sisa hidup mereka.
Keenam, lain kali jika Anda menghukum anak Anda, tanyakan pada diri sendiri pertanyaan sederhana, apakah Anda ingin mereka takut pada Anda? Kemungkinan besar, jawaban Anda adalah “Tidak”. Intinya adalah bahwa hukuman selalu menciptakan hubungan berdasarkan rasa takut. Dalam hubungan ini, anak-anak menjadi cemas karena mereka khawatir tentang apa yang akan dilakukan orangtua mereka jika mereka melihat beberapa perilaku yang tidak pantas.
Tentu saja, anak-anak Anda mungkin berperilaku seperti malaikat ketika Anda ada di sekitar, tetapi hanya karena takut dan bukan karena mereka menyukainya atau benar-benar memahami kesalahan mereka sebelumnya. Di belakang Anda, mereka pasti akan bertindak berbeda.
Ketujuh, hukuman tidak termasuk dalam hubungan cinta. Sebaliknya, itu menciptakan tembok tanpa batas antara Anda dan anak-anak Anda. Tembok kesalahpahaman dan agresivitas tersembunyi ini membuat kedua belah pihak tidak bahagia dan tidak puas dengan peran keluarga mereka.
Baca Juga: Viral Pria Ini Wanti-wanti Agar Tidak Terjebak Pinjol, Beberkan Kerugian yang Jarang Terfikirkan
Akibatnya, hukuman mengurangi efektivitas Anda sebagai orangtua. Jadi, ketika anak-anak Anda bertambah besar, mereka tidak akan berbalik kepada Anda untuk mencari nasihat atau bantuan. Sebaliknya, mereka akan mencari cinta di tempat lain, beberapa di antaranya mungkin ternyata salah.
Kedelapan, hukuman juga bisa tidak efektif karena mengarah pada emosi yang salah. Ketika anak Anda melakukan sesuatu yang buruk, Anda tentu lebih suka bahwa mereka merasa bersalah atas tindakan mereka dan berharap mereka dapat mengubah perilaku mereka menjadi lebih baik. Namun, terlepas dari harapan Anda, mereka merasa kesal dan kadang-kadang mulai berperilaku lebih buruk daripada sebelumnya.
Alasannya cukup sederhana, gaya pengasuhan yang otoriter dengan hukuman yang sering, hanya membuat mereka ingin menyakiti Anda dan memikirkan pemikiran yang lebih mengerikan tentang agar apa yang mereka lakukan tidak ketahuan lain kali.
Kesembilan, di mata anak-anak, Anda adalah sumber kekuatan dan otoritas terbesar. Jadi, jika Anda menyalahgunakan kekuatan fisik dan mental Anda untuk menegakkan hukuman, mereka akan berpikir bahwa ini baik-baik saja dan bahwa ini adalah bagaimana dunia harus berputar.
Perilaku ini memberikan resep yang sempurna untuk bullying - yang pada gilirannya, anak-anak Anda mungkin juga cenderung menunjukkan kekuatan mereka terhadap orang lain yang lebih lemah atau lebih rendah dari mereka, serta berpikir bahwa mereka bisa mendapatkan apa pun yang mereka inginkan dengan menggunakan kekuatan mereka.
Baca Juga: Viral! Interior Mewah Angkot di Ciomas Pakai Sofa dan Rumput Sintetis, Netizen: Angkotnya Pak Sambo
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar
-
Ditransfer Uang dari Raffi Ahmad, Nunung Ogah Terima Rumah dari Sule: Gak Mau Repotin Orang
-
Video Viral Sholat Tarawih Tercepat di Blitar, 5 Menit Sudah Selesai: Emang Sah Yah?
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Gawat! Mees Hilgers Terkapar di Lapangan, Ternyata Kena Penyakit Ini
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Padang-Jakarta Tembus Rp 10 Jutaan, ke Malaysia Hanya Rp 1,4 Juta
-
8 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Pasaman Barat Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, 3 Tewas!
-
Langkah Hebat Desa Wunut, Bagi-Bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warga
-
Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Agam, BMKG Ungkap Pemicunya
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Minyak Telon Aromatik Habbie Sukses, Meraih Rekor MURI