SuaraSumbar.id - Kisah seorang mantan pramugari asal Malaysia viral lantaran mengubur semua baju-baju seksinya di halaman rumahnya.
Hal itu diketahui dari video yang diunggah akun TikTok @tashaempire. Aksi mengubur baju itu direkam oleh karyawannya yang ingin menyimpan video itu sebagai kenang-kenangan.
Hal ini ia lakukan demi menguatkan niatnya untuk mengenakan hijab. Hal tersebut pun langsung menarik perhatian warganet. Terlebih, pakaian tersebut terlihat masih tampak bagus dan cantik, yang sebenarnya layak untuk ia berikan pada orang lain.
Namun, perempuan berusia 42 tahun tersebut, seperti dilansir M Star memilih untuk memusnahkannya begitu saja. Tasha memiliki alasan kuat terkait aksi yang dilakukannya. Ia berkata jika tidak ingin berkompromi dengan hal-hal yang berkaitan dengan agama.
Perempuan itu juga menjelaskan jika baju-baju tersebut juga tidak sesuai disedekahkan maupun diberikan kepada orang lain yang membutuhkan. Katanya, ia tak ingin ikut 'menanggung dosa'.
“Baju seksi kubur saja. Kalau (jual) preloved, nanti kakak juga tanggung jawab dosa (kamu). Zaman muda bodoh, tak dengar ceramah agama," tulisnya dalam video tersebut, dikutip dari Suara.com, Rabu (24/8/2022).
Saat dihubungi mStar, perempuan bernama asli Amylia Nastasha Aziz ini memang awalnya merupakan seorang pramugari. Profesi itu ia tekui sejak tahun 2020. Menurutnya, keinginannya untuk hijrah sudah ada sejak masih menjalani profesi sekitar tahun 2016.
“Saat bekerja saya harus melepas jilbab, lalu ketika saya tidak bekerja saya akan memakainya kembali. Pakaian seksi seperti itu sudah lama ada di lemari. Ada juga yang dibeli tapi tidak pernah dipakai, dibuang begitu saja," katanya.
Tasha sendiri merupakan seorang anak tunggal yang hidup sendiri. Sehingga ia mengaku tidak punya contoh dan hanya mendengarkan ceramah agama.
Baca Juga: Mantab Hijrah, Mantan Pramugari Kubur Semua Baju Seksi Setelah Berhijab: Kisahnya Viral!
Karena itu, penduduk asli Penang ini memutuskan untuk menyesuaikan pakaiannya dengan orang lain karena takut melanggar dosa pemakainya.
Ia menambahkan, sejak 2015 ia telah membangun bisnisnya sendiri yang dikenal dengan Tasha Empire. sebelum memutuskan untuk berhenti menjabat sebagai awak kabin.
Lewat video yang ia bagikan, rata-rata warganet mengungkapkan keterkejutannya atas aksi tersebut. Tak sedikit yang menyarankan agar Tasha memproduksi sarung bantal atau mix and match busana agar tampil layaknya seorang muslimah modern.
.
“Ibuku pernah mendaur ulang baju menjadi bantal atau karpet warna-warni," kata seorang warganet.
"Saya ingat ibu saya, dia akan menunjukkan kepada saya keset dengan kain yang tidak terpakai ini," tambah yang lain.
“Kak bisa mix and match dengan baju lain, jadi busana muslim yang serba guna," tambah warganet lainnya.
Terkait hal itu, ada juga warganet yang mendoakan agar terus istiqamah dengan hijrahnya.
Berita Terkait
-
Kenakan Busana Mirip Plastik Sampah, Penampilan Penyanyi Ini Tuai Kritikan
-
Pembangunan di Malaysia Bergantung Pasokan Tenaga Kerja dari Indonesia, Terutama ART
-
Soniia Cheah, Pebulutangkis Malaysia Lawan Putri KW di Kejurdun 2022
-
Perdana Menteri: Malaysia Terancam Rugi Miliaran Ringgit Kalau Tidak Ada TKI
-
Pria Malaysia Tak Malu Bekerja Jadi Tukang Sampah di Singapura, Ternyata Gajinya Puluhan Juta
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Mencapai 5.700 Ekor
-
BRI Tegaskan Isu Oknum Bukan Bagian Pekerjaan, Pelanggaran Kode Etik Tak Ditolerir
-
118 Hotel di Madinah Siap Tampung Jemaah Haji Indonesia
-
Aktivitas Gempa Gunung Marapi Didominasi Hembusan-Tremor Non Harmonik
-
Waspada! Gas Beracun Gunung Marapi Mengintai, Warga dan Pendaki Dilarang Mendekat