Scroll untuk membaca artikel
Chandra Iswinarno
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 15:44 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual (pixabay/Gerd Altmann)

"Dia kelas 1 SMA. Saat itulah saya mengerti tonic immobility, keadaan di mana korban tidak bisa melawan atau membeku terhadap pelaku kejahatan."

Dia mengakui sangat syok sesudah dilecehkan secara seksual oleh kakak kelasnya tersebut.

"Padahal selama ini saya mengenalnya sebagai anak jenius, rajin salat dan perangainya baik."

Unggahan itu memantik rasa khawatir dan simpati publik kepada korban.

Baca Juga: Video Viral Preman Datangi Masjid dan Pukuli Tahfidz Anak-anak yang Sedang Mengaji

"Mau cowok atau cewek, kalau korban pelecehan tetaplah korban. memang bukan kesalahan pakaian A B C kalau akalnya sudah seperti binatang," tulis @veridiscent.

Kontributor : Rizky Islam

Load More