Kakak beradik di Malaysia ini tinggal di bawah kolong jembatan setelah ibundanya meninggal dan ayah mereka memutuskan menikah lagi. [Facebook]
"Karena sama-sama sudah dewasa, kakak beradik ini memutuskan untuk tinggal di bawah jembatan selama beberapa bulan dan bekerja untuk mencari nafkah."
Selain itu, tulis akun itu, kakak beradik tersebut mengakui kesulitan uang karena harus menjual tanah untuk membayar utang selepas ibunya meninggal dunia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Niat Bikin Video Potong Roti Estetik, Malah Dibikin Apes sama Kucing
-
Viral! Rambutnya Dipotong karena Gondrong, Siswa SMA Pukuli Guru BK Pakai Sapu
-
Video TikTok Viral Barang Bagus Sudah Dibuang di Australia, WNI: Jiwa Mulungku Meronta-ronta
-
Naik Pesawat 3 Jam, Viral Bapak-Bapak Ketagihan Main Game 2048
-
Video Viral Sebut Sakiti Perempuan Berdosa, Ungkapan Lawas Alfeandra Dewangga Disorot Warganet: Nelan Ludah Sendiri
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi