SuaraSumbar.id - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Audy Joinaldy bersama komikus Ajo Wayoik meluncurkan komik setrip Da Audy dan Yuang Palala di Padang, Jumat (24/6/2022). Komik tersebut berkonsep humor ringan tentang budaya hingga pariwisata di Sumbar.
"Da Audy adalah representasi diri saya pribadi. Bukan sebagai Wakil Gubernur, bukan sebagai pengajar atau pebisnis. Hanya orang yang ingin memperkenalkan segala hal tentang Sumbar kepada khalayak dengan cara yang menyenangkan lewat humor di komik setrip," katanya.
Dia mengatakan, sejak kecil telah suka dengan komik. Beberapa komik yang masih tertinggal dalam ingatannya diantaranya Doraemon, kobo chan hingga tiger wong. Namun yang paling berkesan baginya adalah komik Kariage-Kun karya Masashi Ueda yang masuk Indonesia di era 90-an.
"Tokoh utamanya yang kadang konyol, suka iseng sangat berkesan. Saya merasa ada kemiripan dengan tokohnya. Itu menjadi salah satu inspirasi hadirnya komik setrip Da Audy dan Yuang Palala ini," ujarnya.
"Pembuatan komik itu awalnya tanpa disengaja. Ajo Wayoik membuat eksperimen membuat komik dan saya sebagai tokoh, lalu dikirimkan. Melihatnya, Audy jadi tertarik. Ia menilai itu bisa menjadi salah satu cara untuk mempromosikan segala hal tentang Sumbar dengan cara yang menyenangkan. Ini diharapkan bisa menarik orang untuk lebih banyak datang ke Sumbar," katanya lagi.
Menurut Audy, belum ada kepala daerah yang peduli mempromosikan daerah dengan komik sehingga ia menjadi makin bersemangat.
Saat ini komik setrip Da Audy dan Yuang Palala sudah jadi 10 cerita singkat. Dalam waktu dekat bisa dibaca secara daring. Jika nantinya mencapai 50 cerita atau lebih, tidak tertutup untuk diterbitkan menjadi buku.
Komikus Ajo Wayoik mengatakan Audy Jonaldy saat ini telah menjadi telah dikenal sebagai Wagub milenial. Komik setrip lebih merepresentasikan hal itu.
Dengan komik itu, kapanpun dan dimanapun Audy, tetap bisa selalu dekat dengan rakyat.
Komik setrip adalah rangkaian gambar kartun yang disusun dalam rangkaian cerita.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumbar, Novrial mengatakan saat ini tingkat literasi masyarakat Sumbar masih tergolong rendah, pada peringkat enam di regional Sumatera.
Ia yakin komik bisa menjadi awal kesukaan membaca generasi muda untuk meningkatkan budaya literasi Sumbar.
Memperkenalkan budaya dan pariwisata Sumbar dengan cara humor melalui komik menurutnya akan sangat mudah diterima oleh generasi muda.
Sementara itu novelis asal Sumbar, Boy Chandra mengatakan tokoh Audy sebagai pribadi dalam komik tanpa embel-embel pejabat patut diapresiasi. Apalagi kontennya bukan politik.
Namun, ia berpesan, jika targetnya adalah peningkatan wisatawan ke Sumbar, maka hasilnya tidak akan bisa instan. Paling cepat lima atau 10 tahun ke depan baru bisa tercapai.
"Tunggu sampai generasi muda itu tamat pendidikan dan punya pekerjaan. Jika komik ini berhasil membuat mereka penasaran atau tertarik pada Sumbar, maka mereka akan datang setelah punya penghasilan sendiri," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Akhirnya Terjawab, Ini Alasan YouTuber Arief Muhammad Dipanggil Wagub Sumbar Audy Joinaldy
-
Penuhi Panggilan Wagub Sumbar, YouTuber Arief Muhammad Akhirnya Bertolak ke Padang
-
YouTuber Arief Muhammad Dipanggil Wagub Sumbar: Kenapa Tiap Pulang dari Close The Door, Ada Aja Masalahnya
-
Arief Muhammad Mendadak Dipanggil Gubernur Sumbar, Wagub Audy Joinaldy Bocorkan Masalahnya
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
BNPB Dorong Percepatan Peralihan Huntara ke Huntap Pascabencana Sumbar, Ini Alasannya
-
933 Kasus Gigitan Rabies Tanah Datar Selama 2025, Hewan Peliharaan Jadi Sorotan
-
Huntara Korban Bencana Sumbar Dikebut Rampung Jelang Ramadhan, Agam Prioritas Utama
-
50 Alat Berat Dikebut Normalisasi Sungai di Sumbar, Cegah Banjir Susulan!
-
Ini Penyebab Sinkhole Limapuluh Kota, Bukan dari Runtuhan Batu Gamping!