SuaraSumbar.id - Presenter Indra Bekti menyoroti fenomena banyaknya seleb dadakan yang tampil di televisi karena viral di media sosial (medsos).
Menurutnya, selebriti dadakan tersebut hanya eksis sesaat lantaran industri entertainment hanya membutuhkan momen keviralannya.
"Dia viral sesaat, kemudian ratingnya juga sesaat karena kebutuhannya keviralannya itu," ujar Indra Bekti di YouTube VDVC Talk, dikutip dari Suara.com, Minggu (19/6/2022).
Suami Aldilla Jelita tersebut menilai seleb dadakan yang tampil di televisi tidak memiliki kompetensi yang baik.
"Ya, gitu akhirnya orang-orang yang memang enggak kompeten tiba-tiba dia ada di TV," katanya lagi.
Berbanding terbalik dengan seleb dadakan, Indra Bekti menilai selebriti zaman dahulu tidak mencari popularitas.
"Kita orang-orang dulu bekerja, bukan mencari popularitas. Popularitas itu bonus dari pekerjaan kita," tuturnya.
Oleh karena itu, Indra Bekti mengutarakan perasaan simpati kepada seleb dadakan yang redup seiring momen viralnya hilang.
"Kasihan ke talent-nya itu sendiri. Dia kaget kan," ucapnya.
Baca Juga: Indra Bekti Sindir Seleb Dadakan Nongol di TV: Orang-Orang Gak Kompeten
Selain itu, Indra Bekti juga menyindir seleb dadakan yang terlanjur star syndrome.
"Dia star syndrome, attitude-nya yang tadinya biasa-biasa aja jadi orang yang dielu-elukan walau sesaat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Indra Bekti Minta Setop Dikaitkan dengan Kasus Investasi Bodong
-
Indra Bekti Akui Pernah Promosikan Aplikasi Triumph, Tapi...
-
Indra Bekti Bantah Terlibat Investasi Bodong: Saya Bukan Afiliator
-
Interview: Indra Bekti Buka Sekolah Performing Arts
-
Dibuka Mata Batin, Indra Bekti Ngaku Kapok Syuting Acara Horor
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi