SuaraSumbar.id - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak warga Sumatera Barat (Sumbar) semakin menjadi-jadi. Terbaru, dilaporkan sebanyak 118 ekor ternak terjangkit PMK.
"Hingga kini total hewan ternak yang terjangkit PMK mencapai 355 ekor," ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan hewan Sumbar, Erinaldi, dikutip dari Covesia.com, Sabtu (21/5/2022).
Hewan yang terjangkit PMK terbagi dalam kasus positif serta pengujian sampel. Masing-masing di Kabupaten Sijunjung 43, Kabupeten Padang Pariaman 58, Kabupaten Tanah Datar 109, Kota Payakumbuh 8, Kota Padang 32, Kabupaten Solok 38, Kota Pariaman 25 serta Kabupaten Solok Selatan 9.
Sementara itu, untuk pengujian sampel ada sebanyak 33 ekor. Kabupaten Pasaman Barat 8 ekor, Kabupatem Agam 25 ekor.
Berdasarkan data tersebut, hingga kini belum ditemukan hewan yang mati, potong paksa, serta sembuh akibat PMK di Sumbar.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang Bakal Ikon Baru Sumbar, Kapan Mulai Dibangun?
-
7 Lipstik untuk Bibir Kering, Tampilan Cewek Makin Sempurna!
-
5 Cara Memilih Sunscreen Nyaman, Anti Lengket dan Anti Perih di Mata
-
9 Lipstik Glossy Tahan Lama, Bibir Berkilau Seharian
-
Benarkah TikTok Tutup Tokopedia dan Diganti TikTok Shop? Ini Penjelasanya