SuaraSumbar.id - Penundaan Asian Games 2022 di China dinilai akan berdampak besar pada anggaran.
Hal itu diutarakan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, melansir Antara, Minggu (15/5/2022).
"Yang paling besar dampaknya adalah finansial, karena secara keuangan pasti untuk mempersiapkan atlet tambahan satu tahun itu tidak murah,” kata Oktohari.
Selain anggaran, kata Okto, juga berpengaruh terhadap kesiapan para atlet.
Pasalnya, atlet-atlet yang sudah disiapkan agar mencapai puncak performa (peak performance) pada Asian Games tahun ini justru harus melakukan persiapan ulang.
Namun demikian, kata Okto, Covid-19 adalah ancaman nyata. Sehingga KOI akan memberi dukungan kepada tuan rumah China agar mereka bisa tetap menyelenggarakan Asian Games tahun depan.
Diketahui, Asian Games 2022 seharusnya digelar pada September tahun ini di Hangzhou. Namun diputuskan untuk ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan ketika China sedang berjuang melawan kasus Covid-19 yang kembali merebak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Cicilan Ringan dan Tenor Fleksibel, BRI KKB Jadi Solusi Pembiayaan Mobil Baru
-
Momentum Imlek 2026, BRI Perkuat Layanan Wealth Management bagi Nasabah
-
Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Wakajati Sumbar: Kami Bekerja Serius!
-
Tambang Ilegal Rusak Lingkungan dan Picu Banjir, Wakapolda Sumbar: Tak Cukup dengan Penegakan Hukum!
-
ASN Dharmasraya Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Kepentingan Pribadi, Termasuk Buat Mudik!