Scroll untuk membaca artikel
Reza Gunadha
Kamis, 28 April 2022 | 14:16 WIB
Seorang pedagang tahu bulat dianiaya oleh bos atau rekan kerjanya sendiri, karena hendak keluar dari pekerjaan tersebut. [Facebook]

Akhirnya ada yang merespons untuk menerima saya untuk bekerja sama. Belum juga bekerja sama, dan baru menerima modal, akhirnya saya keburu ketahuan sama Andri Susilo.

Dari situlah saya dihakimi oleh keluarga tersangka tersebut.

Seorang pedagang tahu bulat dianiaya oleh bos atau rekan kerjanya sendiri, karena hendak keluar dari pekerjaan tersebut. [Facebook]

Ilham Wijaya sendiri mengatakan, pengeroyokan itu terjadi saat dirinya berkeinginan berjualan tahu bulat buatan sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi hari Senin (18/4/022) di Sawangan Depok.

Baca Juga: Perempuan Ini Heran Dengan Daging Berbulu Hitam Kecokelatan di Mangkuk Ciloknya

Dia menuturkan, menjual tahu bulat milik bosnya itu karena sama-sama warga Citepus, Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Tapi setelah lama bekerja, bukannya untung, malah muncul banyak utang. Ilham akhirnya berniat membuka usaha tahu bulat sendiri.

Sang bos ternyata tidak terima Ilham Wijaya hendak berhenti sebagai penjual tahu bulat buatannya.

Si bos lantas memanggil Ilham ke rumahnya di Depok. Begitu datang, si tuan rumah langsung menghajarnya. Tak hanya si bos, Ilham mengakui ada 4 orang keluarga bosnya ikut memukul.

Ternyata tidak hanya Ilham, ada 3 orang lain yang statusnya sama seperti dirinya saat itu ikut dikeroyok.

Baca Juga: Kambing Penurut Seperti Anjing Ini Membuat Warganet Gemas Ingin Memilik, Larinya Unik

Dia lantas melapor ke polres, sementara tiga lainnya menjadi saksi korban. Setelah melapor, keluarga tiga temannya diteror.

Load More