SuaraSumbar.id - Dua ekor ternak jenis kambing milik warga Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diduga mati dimangsa harimau Sumatera. Peristiwa itu terjadi pada Senin (4/4/2022).
Pemilik ternak, Doni (18) mengatakan, dua induk kambing itu dalam keadaan mati satu ekor dan satu ekor lagi hilang dan diduga dibawa oleh hewas buas bernama latin Panthera Tigris Sumatrae itu.
"Berkemungkinan satu ekor kambing itu dibawa satwa tersebut ke daerah lain," katanya, dikutip dari Antara, Selasa (5/4/2022).
Menurutnya, dua ekor kambing itu dimangsa satwa tersebut di sekitar rumah. Total kambing yang dimiliki sebanyak sembilan ekor. Sementara tujuh ekor kambing lainnya berhasil lari dari kejaran satwa itu, sehingga bisa selamat.
"Tujuh ekor kambing saya selamat dan telah saya amankan di dalam kandang," katanya.
Ia mengakui, sekitar lokasi bangkai kambing banyak ditemukan jejak kaki dari satwa dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya itu.
Sementara itu, Wali Nagari Salareh Aia, Iron Maria Edi mengatakan ini merupakan konflik manusia dengan satwa yang kedua di Maua Mudik, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.
Sebelumnya juga ada ternak warga jenis sapi dimangsa harimau pada 30 November 2021.
"Harimau tersebut berhasil masuk dalam kandang jebak milik Resor Balai Konservasi Sumber Daya Maninjau pada 10 Januari 2022 dan berkemungkinan individu yang lain," katanya.
Baca Juga: BMKG Catat 159 Kali Gempa di Sumbar dalam Sebulan Terakhir
Dengan kejadian itu, ia mengimbau warga untuk berhati-hati ke kebun dan mengandangkan ternak ke lokasi lebih aman, agar tidak dimangsa.
Berita Terkait
-
Tawuran Pecah di Beberapa Titik di Kota Padang Saat Hari Pertama Puasa, Polisi Amankan 12 Remaja
-
Lebaran Masih Lama, Tapi Tiket Kereta Api di Sumbar Bisa Dipesan Sejak Awal April 2022
-
3 Kali Gempa Terjadi di Pasaman Barat hingga Sabtu Siang
-
Sebagian Wilayah Tanah Datar Kekeringan dan Terancam Gagal Panen, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui