SuaraSumbar.id - Tim gabungan memadamkan api yang membakar hutan lindung di Bukik Limbayuang, Jorong Binu, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamangmagek.
Demikian dikatakan Pelaksana tugas Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Rinaldi, melansir Antara, Minggu (27/3/2022).
"Api sudah padam sekitar pukul 19.00 WIB, sehingga Polhut Sumbar langsung memadamkan api ke Pesisir Selatan. Kami memantau lokasi kebakaran Minggu (27/3/2022) pagi, namun asap masih terlihat di lokasi itu," katanya.
Ia mengatakan, kebakaran terjadi sejak Selasa (22/3/2022) dan api dengan mudah menjalar ke lokasi lain akibat cuaca cukup panas.
Pemadaman api yang membakar lahan hutan lindung sekitar satu hektare itu dilakukan secara manual. Pasalnya, mobil tidak bisa ke lokasi. Selain itu, sumber air dengan jarak sekitar empat kilometer dari titik api.
"Sumber air jauh dan medan cukup terjal dalam memadamkan api membakar lahan hutan lindung itu. Kita sudah menurunkan mobil pemadam kebakaran milik Satpol PP Damkar Agam, karena akses tidak ada, mobil tidak sampai ke lokasi," katanya.
Ia mengimbau warga agar tidak membakar hasil perambahan di kebun dan tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat dan lainnya.
Berita Terkait
-
Lahan Perumahan Arira Garden Masuk Hutan Lindung, Solusi Kepala BP Batam: Cabut PL atau Putihkan
-
Kasus Perambahan Hutan Lindung di Kampar yang Diduga Melibatkan Polisi Masih Mandek
-
Kaget Perumahan Arira Garden Batam Masuk Hutan Lindung, 371 KK Terancam Digusur, Warga Tuntut Pengembang
-
Isran Noor Jamin Pembangunan IKN Nusantara Tak Akan Sentuh Hutan Lindung di Bumi Mulawarman
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian