SuaraSumbar.id - Pemkab Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menganggarkan Rp 1,04 miliar untuk memperbaiki 104 rumah tidak layak huni (RTLH).
"Dana untuk memperbaiki rumah tidak layak huni itu Rp 10 juta per unit," kata Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Agam, Nelfendri, melansir Antara, Jumat (4/3/2022).
Ia mengatakan, perbaikan rumah tidak layak huni itu bakal dilakukan dalam waktu dekat dan rumah yang diperbaiki tersebut usulan nagari-nagari.
Rumah yang diperbaiki itu berlantai tanah, dinding kayu dan atap rumbia. Pada 2021, Agam memperbaiki RTLH sebanyak 20 unit dari APBD.
Sedangkan bantuan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk 157 unit dan Pemerintah Provinsi Sumbar 31 unit dengan dana Rp20 juta per unit.
"Saat ini belum ada kepastian perbaikan RTLH dari pusat dan Pemprov Sumbar. Biasanya pada Maret anggaran turun dan mudah-mudahan Agam mendapatkan bantuan perbaikan RTLH dari pusat," katanya.
Pemkab Agam juga membangun jalan lingkung dan drainase sebanyak empat paket dengan dana Rp 90 juta sampai Rp 180 juta.
Selain itu, pembuatan MCK musala dan sarana ibadah dua unit dengan dana Rp50 juta per unit.
Baca Juga: Polres Jepara Ungkap Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan 2 Orang Termasuk Pelajar
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan