SuaraSumbar.id - Sejumlah fenomena aneh terjadi pasca gempa bumi melanda Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar). Mulai dari penampakan tanah bergerak hingga semburan air bercampur lumpur di Kabupaten Pasaman.
Kali ini, muncul lagi fenomena aneh. Dimana, air Sungai Batang Nango Nagari Kajai di Kecamatan Talamau mendadak kering dan berlumpur. Kekeringan yang tak biasa itu pun menjadi tontonan masyarakat pada Sabtu (26/2/2022).
"Air sungai Batang Nango biasanya deras dan tidak pernah kering. Hari ini air sungai kering dan adapun air sangat keruh," kata salah seorang warga Kajai, Robi.
Menurutnya, saat gempa terjadi, memang ada semacam getaran tanah dan bentuk longsor di Gunung Talamau.
"Dari kejauhan terlihat bentuk terjadi longsor di Gunung Talamau. Biasanya tidak ada," katanya.
Selain air sungai kering, juga berlumpur dan penuh material potongan kayu. Diduga banyaknya potongan kayu itu membuat aliran air sungai tersendat.
Warga lainnya, Riko mengaku takut dengan fenomena air sungai yang kering dan berlumpur.
"Mudah-mudahan tidak ada longsor atau air bah setelah gempa ini. Namun warga tetap merasa heran dan takut dengan fenomena itu," katanya.
Menurutnya, setelah sempat kering total sejak Sabtu (26/2) pagi, maka pada sorenya air mulai mengalir di sungai itu namun berlumpur dan keruh.
Baca Juga: BMKG Lakukan Survei Geofisika ke Lokasi Gempa Pasaman Barat
Data sementara dampak gempa di Pasaman Barat meninggal dunia empat orang, luka berat 19 orang, luka sedang tujuh orang dan luka ringan 36 orang.
Bangunan yang rusak sekitar 5.000 unit, pengungsi 10.000 orang, 35 titik pengungsi dan dipusatkan di halaman kantor bupati setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
Gempa Pasaman Barat, PT Semen Padang Kirim Logistik 500 Kg Beras Bagi Pengungsi
-
Tanah Bergerak Pasca Gempa di Pasaman Ternyata Likuifaksi, Ini Penjelasan Ahli Geologi
-
Ribuan Warga Korban Gempa Pasaman Barat Mengungsi di 35 Titik Lokasi
-
Update Korban Gempa Pasaman Barat: 7 Orang Meninggal, 85 Luka-luka
-
Update Gempa Pasaman Barat: 7 Jiwa Meninggal Dunia, 85 Orang Luka
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia