SuaraSumbar.id - Gus Miftah membeberkan alasannya menyikapi tegas soal permintaan artis transgender, Dorce Gamalama yang ingin dimakamkan sebagai wanita. Menurut Gus Miftah, dia tidak tidak spesifik menyampaikan pandangannya hanya kepada Dorce saja, namun lebih umum.
“Persoalannya kemudian opini atau pendapat saya kemudian direspons oleh Dorce Gamalama, ya silahkan. Tapi kan saya ngomong itu konteksnya secara umum, manusia itu dimatikan sebagaimana dia dihidupkan kan gitu,” kata Gus Miftah, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Kamis (10/2/2022).
Dia tidak mempermasalahkan jika kemudian ada orang yang menggangap pendapatnya itu mengarah ke Dorce. “Kemudian ada yang beranggapan ini kok lebih signifikan atau lebih spesifik ke Dorce, ya silahkan tapi pandangan saya itu sifatnya umum,” katanya.
Gus Miftah menegaskan, pendapatnya tersebut dalam rangka menyampaikan hukum agama yang harus disampaikan walaupun pahit. ”Nah, karena ini berkaitan dengan hukum agama, ya sampaikanlah yang haq (benar) walaupun pahit,” tegasnya.
Apabila kemudian ada yang tersinggung memberikan respons seperti Dorce dia mempersilahkan. ”Ada yang bilang ke saya ‘Kan juga ada ulama yang berbeda pendapat Gus?’ Nah, itulah hebatnya Islam, itulah luar biasanya ilmu, bahwa ilmu itu kan berkembang dan kita boleh berbeda pendapat dengan orang lain,” ujarnya.
Sebagaimana seperti yang dia tahu sesuai hukum fiqih, bahwa manusia yang dilahirkan dalam keadaan laki-laki, harus dimakamkan dalam keadaan laki-laki.
“Maka ketika saya direspons seperti itu, ya pendapat saya seperti itu, hukum fiqih yang saya fahami bahwa manusia ya dilahirkan dalam keadaan laki-laki, ya dimakamkan dalam keadaan laki-laki,” jelasnya.
Sebaliknya, kalau dilahirkan dalam keadan perempuan maka harus dimandikan atau dikuburkan dalam keadaan perempuan. “Jangan sampai kemudian ini saya hanya menstigma Dorce, nggak. Ini secara umum, yang saya pahami seperti itu. Soal diterima atau nggak ya silahkan saya nggak memaksakan pendapat itu, gitu lho,” imbuhnya.
“Tapi jangan sampai orang bilang begini, ’Itu kan secara hukum negara sudah disahkan,’ Saya nggak tahu disahkan atau nggak tapi yang jelas masa sih hukumnya Allah kalah dengan hukumnya manusia itu saja kalo saya,” ujarnya lagi.
Baca Juga: Klarifikasi Natasha Wilona Dikabarkan Jadi Mualaf
Dia pun menyatakan apapun respons dari Dorce, dirinya akan selalu mendoakan bagi yang bersangkutan agar segera sembuh dan sehat.
”Saya doakan Dorce sehat, bisa beraktivitas kembali dan lain sebagainya. Kita doakan beliau panjang umur," bebernya.
Meski Dorce Gamalama sempat bereaksi dengan pernyataan Gus Miftah, namun ia mengaku belum ada pihak Dorce yang menghubunginya.
Gus Miftah justru mendapat bahasan soal ucapannya dari para jemaah yang khawatir ucapan Dorce bisa jadi legitimasi bagi kaum LGBT.
“Yang nanya justru jemaah-jemaah di daerah karena itu penting gitu lho, kalau ini dibiarkan begitu saja tanpa mendapatkan pemahaman yang benar, ini akan ada legitimasi terhadap mohon maaf ini bahasa jemaah LGBT,” tegasnya.
Dia berharap semua polemik ini tak akan bermuara atau berpengaruh ke legitimasi kaum LGBT.
Berita Terkait
-
Kabar Dorce Alami Koma Dibantah Pihak Keluarga, Netizen Malah Ramai Beri Hujatan
-
Kerabat Bantah Dorce Gamalama Koma di Rumah Sakit, Begini Fakta Sebenarnya
-
Kondisinya Drop, Dorce Gamalama Dikabarkan Koma di Rumah Sakit
-
Beredar di Medsos, Dorce Gamalama Dikabarkan Koma di Rumah Sakit
-
Viral Video Jadi Mualaf Dibimbing Gus Miftah, Natasha Wilona Klarifikasi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari
-
Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi
-
Sharia Wealth Forum 2026, BRI Ungkap Peluang Diversifikasi lewat Investasi Syariah
-
4 Polisi di Solok Selatan Dipecat
-
Banjir Bandang di Solok, 4 Warga Terluka, 9 Keluarga Mengungsi