SuaraSumbar.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, mengalami kekerasan oleh wanita lain. Dia dicakar oleh ibu-ibu yang ingin menyalaminya. Tangan Ridwan Kamil luka dan darahnya dibersihkan langsung oleh sang istri.
Peristiwa yang disebut sang gubernur dengan KDRT itu terjadi saat dia didampingi istrinya, Atalia Praratya, berkunjung ke Tasikmalaya.
Dalam kunjungan kerja itu, Ridwan Kamil meresmikan Pusat Budaya Sunda di Pageur Ageung, Tasikmalaya. Selesai meresmikan pusat budaya Sunda, Ridwan Kamil mengalami kekerasan dari ibu-ibu yang telah menunggunya di gerbang PBS, hingga terjadi KDRT yang menyebabkan tangan kiri Ridwan Kamil luka.
Mengutip Hops.id - jaringan Suara.com, ada tiga luka yang mengakibatkan tangan bagian kiri Gubernur Jawa Barat ini berdarah akibat cakaran ibu-ibu yang berebut silaturahmi.
Istri Ridwan Kamil yang juga mendampingi kunjungan kerja tersebut, bergegas membersihkan luka tangan suaminya menggunakan tisu.
Atas peristiwa tersebut, Ridwan Kamil dalam videonya berpesan jika ibu-ibu boleh bersilaturahmi namun jangan ada KDRT ke pak Gubernur Jawa Barat.
"Ibu-ibu boleh bersilaturahmi, tapi jangan melakukan KDRT kepada pak Gubernur," jelas Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil seperti biasa selalu menyapa warganya di sela mengunjungi beberapa wilayah di Jawa Barat saat kunjungan kerja. Antusiasme besar warga kedatangan Gubernur Jawa Barat di wilayahnya tentu menjadi hal yang selalu terjadi.
Terkadang beberapa risiko bisa saja terjadi, salah satunya luka yang dialami Ridwan Kamil karena kena cakar ibu-ibu yang berebut bersalaman dengan Ridwan Kamil.
Baca Juga: 4 Cara Menemukan Cinta Sejati Dalam Islam, Salah Satunya Utamakan Agama
Berita Terkait
-
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Apresiasi Polisi dan BNPT yang Berangus Kelompok Radikal Atas Nama Islam dan Kesundaan
-
Ridwan Kamil Sebut Inohong Tak Setuju Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta Digabung Jadi Provinsi Sunda
-
Ridwan Kamil: Sesepuh Tolak Provinsi Sunda yang Gabungkan Jabar, Banten dan Jakarta
-
Tiga Jenderal Negara Islam Indonesia Diciduk, BNPT dan Polisi Dapat Acungan Jempol dari Ridwan Kamil
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung