SuaraSumbar.id - TNI AL menerjunkan lima Kapal Perang Indonesia untuk mengawal perhelatan balap kelas dunia MotoGP 2022 yang akan berlangsung di Sirkuit Mandalika.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mataram Kolonel Laut (P) Djawara Whimbo mengatakan, tujuan TNI AL menerjunkan armada perang tersebut untuk menghalau segala bentuk ancaman atau pun gangguan khususnya di kawasan perairan.
"Lima kapal itu nanti pengamanannya di sekitar kawasan MotoGP dilaksanakan, fokus di sana. Nah, menjelang MotoGP-nya, itu kita fokus terbagi di laut sekitar sirkuit sama pelabuhan-pelabuhan," kata Whimbo, Jumat (28/1/2022).
Pelabuhan kapal di wilayah NTB sendiri ada lima, dua di wilayah Pulau Lombok dan tiga lainnya di Pulau Sumbawa. Pengamanannya dilaksanakan dengan patroli serta koordinasi bersama para pihak terkait, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, Polair dan Bakamla. "Jadi semua komponen nanti akan terlibat," ujarnya.
Whimbo turut menyampaikan sejumlah kerawanan yang menjadi atensi pengamanan di kawasan perairan. Bukan hanya aksi perompak, namun juga tugas evakuasi korban dari musibah kapal karam, terbakar atau kapal yang mengalami kebocoran.
Untuk kesiapan mengantisipasi dan menangani masalah di kawasan perairan, TNI AL terus melakukan giat latihan bersama.
"Seperti sekarang kita sedang melaksanakan latihan bersama stakeholder (pemangku kepantingan) yang ada di laut untuk menangani suatu permasalahan bersama-sama. Misalnya, perompakan, kita (TNI AL) dan Polairud yang bergerak," ucap dia.
Lebih lanjut, dari lima kapal perang yang diterjunkan dalam pengamanan MotoGP 2022, satu di antaranya sudah berlabuh di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, yakni KRI Sampari-628.
"Sementara empat lainnya menyusul, untuk satu di antaranya sekarang dalam perjalanan menuju NTB. Sedangkan tiga kapal baru akan bergeser beberapa hari sebelum perhelatan MotoGP," tutur Whimbo. (Antara)
Baca Juga: 5 Kapal Perang Indonesia Dikerahkan Demi Kawal MotoGP di Mandalika
Berita Terkait
-
KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar Dijual karena Sudah Tak Layak Pakai, Menhan Prabowo: Sudah Ada Penggantinya
-
Top 5 Sport: Stefanos Tsitsipas Segel Semifinal Ketiga di Australian Open
-
Honda Pastikan Marc Marquez Mengaspal di Sirkuit Mandalika pada Februari
-
Tak Mau Tinggalkan Jack Miller, Ducati Pilih Tunda Jadwal Rilis Motor Baru MotoGP
-
Bos Aprilia Singgung Masa Depan Maverick Vinales, Pertahankan atau Buang?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus