SuaraSumbar.id - Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meminta penataan fasilitas infrastruktur menuju Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), rampung pada Februari 2022.
“Kita harapkan dari airport menuju ke Mandalika, ke Sirkuit Mandalika itu betul-betul tamu diantarkan pada keindahan, pada estetika yang baik. Ini harus disiapkan dan saya minta dalam bulan Februari semuanya sudah bisa diselesaikan,” kata Presiden Jokowi usai meninjau jalan bypass menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kamis (13/1/2022).
Penataan fasilitas-fasilitas tersebut meliputi, penghijauan di median jalan melalui penanaman rumput dan pohon Bugenvil, Tabebuya, Ketapang Kencana, dan Pule. Sementara itu, penghijauan di jalur lambat melalui penimbunan tanah, penanaman rumput dan pohon Trembesi, Angsana, Jati, dan Pule.
Presiden berharap para tamu dan penonton MotoGP 2022 dapat menikmati keindahan di sepanjang jalan ketika gelaran MotoGP berlangsung.
Dalam peninjauan tersebut, Presiden menjajal sendiri jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Ia menggunakan motor ubahan (custom) miliknya yang berwarna kombinasi hijau metalik-hitam, dengan sedikit aksen perak. Motor berjenis Kawasaki W175 tersebut memiliki kapasitas mesin 174 cc.
Beberapa lokasi yang ditinjau Presiden adalah Bundaran Bypass, Bukit Jokowi, hingga Bundaran Sunggung.
"Tadi mengecek infrastruktur utamanya jalan bypass dari airport menuju ke Mandalika terutama yang berkaitan dengan keindahan, dengan estetika, dengan landscape. Tadi juga sudah satu minggu ini dikerjakan dan kelihatan perubahannya,” katanya.
Presiden menginginkan agar pengembangan kawasan Mandalika ini tidak hanya terkait dengan ajang balap motor, namun juga harus dipastikan memberikan efek pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat setempat.
"Kita juga ingin agar Mandalika ini tidak hanya urusan balap motor tapi juga memberikan efek ekonomi, memberikan efek pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat. Oleh sebab itu beberapa desa di sekitar sirkuit Mandalika telah dibangun 'homestay' yang dibantu pemerintah pusat, disiapkan oleh pemerintah daerah, sekarang siap 300 'homestay'," katanya.
MotoGP di Mandalika merupakan seri kedua kalender MotoGP 2022. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Maret 2022 di Mandalika International Street Sirkuit, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Mabes Polri Kirim Helikopter Leonardo Andalan Untuk Amankan MotoGP di Mandalika
-
Jokowi Pamer Jaket Tema G-20 Buatan Dalam Negeri, Warganet: Beli di Distro Mana, Pak?
-
Pemilik Rabbit and Wheels Sebut Jaket yang Dipesan Jokowi Khusus, Tidak Bisa untuk Masyarakat Umum
-
Tiga Alasan Presiden Jokowi Naik Motor Keliling Mandalika
-
Dibuat di Bandung, Jaket yang Dipakai Jokowi Tinjau Sarana MotoGP 2022 Cuma Ada Satu di Dunia
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Harimau Sumatera Muncul di Pemukiman Warga Agam Awal 2026, BKSDA Pasang Kamera Jebak
-
Tebing Ngarai Sianok Bukittinggi Longsor Usai Bencana Sumbar, Sawah Warga Terkikis dan Wisata Lesu!
-
Megawati Utus Ribka Tjiptaning Pimpin Relawan Kesehatan PDIP ke Sumatera, Kirim Dokter dan Perawat
-
Pemprov Sumbar Jamin Kebutuhan Korban Bencana di Huntara, Bantuan Bulanan Disiapkan
-
Alex Indra Lukman Usul Badan Khusus Tangani Bencana Hidrometeorologi Sumatera, Ini Alasannya