SuaraSumbar.id - Warga di Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), terpaksa jalan kaki keluar kampung. Pasalnya, akses mereka yang tertutup longsor hingga saat ini belum juga dibersihkan.
Wali Nagari Lakitan Tengah, Irwandi menyampaikan kondisi Dusun Labuan Sampit, Kampung Koto Lamo. Hingga alat yang diminta kepada Pemkab setempat belum juga datang sejak longsor pada Jumat 18 Desember 2021 sore.
Selain menghubungkan antar kampung setempat, akses itu juga menjadi penghubung antara Nagari Sungai Liku, Kecamatan Ranah Pesisir dengan Nagari Lakitan Tengah.
"Sampai saat ini, jalan masih seperti itu. Kabarnya, hari ini didatangi. Tapi, sampai siang ini belum juga sampai," katanya, melansir klikpositif.com--jaringan suara.com, Minggu (19/12/2021).
Nagari Lakitan Tengah termasuk nagari yang terluas terdampak akibat banjir, Jumat, lalu. Dari empat kampung, seluruh terendam. Ketinggian pada sebagian wilayah mencapai 2 meter lebih.
"Kalau untuk Jumat kemarin (banjir) sangat luar biasa sekali. Karena hampir seluruhnya terendam, jika diratakan 95 persen terendam," terangnya.
Berdasarkan rumah yang terendam, Nagari Lakitan Tengah mencatat, ada sebanyak 480 rumah terendam. Terbanyak terdapat di Kampung Pulai sebanyak 250 rumah, Kampung Koto Lamo 90 rumah, Air Kalam 60 rumah dan Tanjung 80 rumah.
Selain akses tertutup, dampak banjir, Jumat kemarin, jelas Irwandi juga menelan kerugian. Belum peralatan dan perabot rumah, lahan tanaman warga terendam.
Baca Juga: Apindo Gugat Anies Soal Kenaikan UMP 2022, Begini Respon Wagub DKI
Berita Terkait
-
Tertimbun Longsor, Jalur Panyabungan-Natal Belum Bisa Dilalui Kendaraan
-
Lebih dari 1.000 Rumah Terendam Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan
-
Bencana Tanah Longsor Menghancurkan Rumah Warga Ponorogo
-
Longsor, Jalan Bukittinggi-Padang via Malalak Ditutup
-
Tertimbun Longsor, Jalan Madina-Tapsel Putus Total
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan