SuaraSumbar.id - Seorang pemimpin lokal Taliban tewas dalam ledakan bom di dalam masjid di Afghanistan. Selain itu, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka.
Mengutip Suara.com, Jumat (8/10/20210, Afghanistan kini menghadapi teror mematikan pasca pergantian kekuasaan.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Qari Saeed Khosti, tokoh Taliban itu tewas dalam ledakan granat tangan di daerah Deri, provinsi Khost pada Kamis (7/10/2021) pagi waktu setempat.
Selain itu, seorang tokoh agama juga ditembak mati oleh pria bersenjata tak dikenal di distrik Qarghayee di provinsi Laghman yang berbatasan dengan ibu kota Kabul, lapor radio Salam Afghanistan.
Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban dan penjabat wakil menteri untuk informasi dan budaya, mengatakan pekan lalu lokasi persembunyian gerilyawan terafiliasi Daesh di distrik Kher Khana utara Kabul telah dibongkar.
Setelah jatuhnya Kabul ke tangan Taliban, bentrokan mematikan antara kedua kelompok telah meningkat.
Taliban juga menggantung di tengah publik seorang terduga Daesh/ISIS di Nangarhar.
Sedikitnya delapan orang tewas dalam serangan bunuh diri yang diklaim ISIS di sebuah masjid di ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Minggu. (Sumber: Anadolu)
Baca Juga: Ledakan Bom Tewaskan 1 Pasukan Penjaga Perdamaian PBB, 4 Luka-luka
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung