SuaraSumbar.id - Seorang ayah menggugat sekolah sebesar Rp14 miliar. Dia menuntut pihak sekolah lantaran rambut anaknya dipotong tanpa izin.
Mengutip Suara.com, rambut seorang gadis berumur 7 tahun itu dipotong oleh teman sekolah dan gurunya. Kasus ini bahkan viral dan memicu kemarah warganet.
Menurutnya, putrinya adalah korban diskriminasi ras karena terlahir sebagai anak birasial.
Melalui pengacaranya, Herbert A. Sanders dan Shawndrica N. Simmons, Jimmy Hoffmeyer mengajukan gugatan atas nama putrinya Jurnee Hoffmeyer di Distrik Barat Michigan pada Selasa, 14 September.
Gugatan itu menyebutkan Mount Pleasant Public Schools, petugas perpustakaan Kelly Mogg dan guru asisten Kristen Jacobs sebagai terdakwa.
Pada 24 Maret, teman sekolah Jurnee menggunting rambutnya saat berada di bus sekolah. Menurut gugatan itu, siswa melakukannya tanpa izin Jurnee.
Hoffmeyer membawa putrinya ke salon dan merapikan rambut Jurnee. Beberapa hari kemudian, Jurnee pulang dengan rambut hampir semuanya dipotong.
Dalam gugatan itu, Hoffmeyer menyebut para terdakwa melanggar hak konstitusional Jurnee dan tidak peduli, disengaja, keras kepala dan kurang ajar.
"Guru Perpustakaan, Ms. Mogg memotong rambut yang tersisa dengan bantuan dan/atau persetujuan Ms. Jacobs," tulis gugatan itu.
Baca Juga: Duh, Wanita Ini Potong Poni Sendiri di Rumah, Hasilnya Bikin Warganet Ngakak
Dewan Pendidikan Sekolah Umum Mount Pleasant pada 2 Juli mengumumkan penyelidikan pihak ketiga yang menyimpulkan Mogg tidak bertindak dengan bias rasial dan dapat mempertahankan pekerjaannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian