SuaraSumbar.id - Video seorang driver ojek online (ojol) ngamuk di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) viral di media sosial (medsos).
Dalam video tersebut, driver ojol tampak menghalangi mobil ambulans lewat. Mengutip Covesia.com - jaringan Suara.com, peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/9/2021).
Dalam video yang beredar, tampak sebuah ambulans yang lewat jalan kecil lantaran jalan di jembatan jalan Raya Padang sedang dalam perbaikan.
Dalam mobil ambulans itu, diketahui ada seorang anak kecil yang baru saja mengalami kecelakaan. Sejumlah orang tampak mengatur arus lalu lintas agar ambulans tersebut bisa lewat.
Namun, dari arah berlawanan datang seorang ojol mengamuk dan berkata kasar kepada relawan untuk tidak melewati jalan tersebut sehingga menghalangi jalur ambulans.
Tak hanya sekali, dalam video juga terlihat ojol beberapa kali berkata kasar dan menunjuk-nunjuk kepada relawan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia