SuaraSumbar.id - DPRD Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mendesak pemerintah daerah segera merelokasi pedadang korban kebakaran Pasar Baso ke lokasi lain. Dengan begitu, aktivitas pasar dan kegiatan perdagangan tidak terhenti akibat musibah tersebut.
"Relokasi pedagang ke lokasi lain itu merupakan salah satu solusi dampak dari kebakaran tersebut," kata Ketua DPRD Agam, Novi Irwan, Rabu (15/9/2021).
Ia mengatakan, relokasi pedagang itu khusus kepada yang selama ini menempati 24 petak toko yang terbakar pada Selasa (14/9/2021) dini hari.
Setelah itu, pemerintah dan unsur terkait harus melakukan langkah-langkah cepat dalam menyikapi masalah pasar tersebut.
"Ini beberapa catatan penting terkait dengan upaya penanganan dampak setelah kebakaran," katanya.
Ketua DPC Gerindra Agam itu mengaku sangat berduka dan prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan 24 kios di Block G Pasar Baso tersebut.
Ia berharapkan pemerintah bersama unsur terkait harus segera mencari solusi terbaik agar kegiatan ekonomi masyarakat tidak terhenti.
Sementara Doddi menambahkan bangunan pasar itu harus segera dibangun, agar pedagang bisa berjualan kembali.
Dengan kondisi itu, kegiatan ekonomi dan aktivitas di pasar serikat itu tetap berjalan dengan baik.
Baca Juga: Sentil Warga, Dinkes Padang: Divaksin Tidak Mau, Tapi Ingin Tiru Aktivitas Luar Negeri
"Bangunan pasar harus dibangun agar pedagang bisa berjualan. Kami bakal memberikan dukungan nantinya," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi