SuaraSumbar.id - Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), baru mencapai angka 13,46 persen dari total 407.233 warga terdata untuk divaksin.
“Dari 13,46 persen itu, vaksinasi dosis pertama sebanyak 37.130 orang atau 9,12 persen, dan dosis kedua ada sebanyak 17.670 orang atau 4,34 persen,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Kadriadi, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (7/9/2021).
Untuk pelaksanaan suntik vaksin di daerah tersebut, dibagi menjadi lima kelompok pelaksanaan. Yakni, tenaga kesehatan, petugas publik, masyarakat lanjut usia, masyarakat biasa, serta remaja.
“Untuk partisipasi vaksinasi paling tinggi yaitu di kalangan tenaga kesehatan,” katanya.
Berdasarkan data laporan capaian vaksinasi untuk tenaga kesehatan sudah lebih dari 100 persen mulai dari dosis pertama dan dosis kedua.
“Jumlah yang telah suntik vaksin dosis pertama sebanyak 2.731 orang dari sasaran awal sebanyak 1.805 orang, dan dosis kedua ada sebanyak 2.597 orang,” terangnya.
Kemudian, vaksinasi di kelompok petugas publik, capaian vaksinasi masih di angka 14.946 orang dari sasaran 27.748 orang. Sedangkan, pada dosis kedua, yang telah divaksin hanya 9.210 orang.
“Untuk kelompok masyarakat lanjut usia partisipasi vaksinasi masih terbilang rendah. Tercatat, dari 37.222 orang yang ditargetkan, capaian vaksinasi dosis pertama hanya 1.332 orang, dan yang kedua hanya 447 orang atau,” ujarnya.
Vaksinasi bagi masyarakat biasa untuk dosis pertama mencapai sebanyak 15.884 orang atau 5,90 persen dan vaksinasi dosis ke dua sebanyak 5.312 orang atau 1,97 persen dari yang ditargetkan sebanyak 269.448 orang.
Baca Juga: Truk Tabrak 2 Sepeda Motor di Agam, Seorang Pengendara Tewas
Terakhir, untuk kelompok remaja dari yang ditargetkan sebanyak 54.757 orang, yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 2.021 orang atau 3,69 persen dan dosis kedua 104 orang atau 0,19 persen.
“Capaian ini akan terus bergerak. Karena, kita masih bergerak melakukan suntik vaksin. Kita berharap, capaian vaksinasi ini terus bergerak cepat dan semoga bisa tuntas hingga akhir Desember 2021,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia