SuaraSumbar.id - Penemuan mayat pria lanjut usia (lansia) di sebuah pondok kebun kelapa di kawasan Nagari Kotobaru, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) menggegerkan masyarakat.
Mayat pria itu ditemukan pada Rabu, (25/8/2021). Mayat tersebut pertama kali ditemukan seorang warga bernama Wawan (40). Saat itu, dia hendak pergi ke kebun sekitar lokasi untuk memetik kelapa.
Kabar itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Solok Iptu Rifki Yudha Ersanda. Menurutnya, saksi melihat korban dalam posisi terduduk di dalam pondok dan dicurigai sudah tidak bernyawa serta tubuhnya sudah mulai membusuk.
"Saksi melihat korban terduduk dalam pondok, kemudian melaporkan ke petugas Polsek Kubung," ujar Rifki.
Berdasarkan laporan tersebut personil Polsek Kubung langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) didampingi unit identifikasi Polres Solok, petugas medis dari Puskesmas Selayo, Wali Nagari Koto Baru Afrizal, dan Kepala Jorong Simpang.
"Pada saat personel Polsek Kubung dan unit identifikasi Polres Solok melaksanakan olah TKP dengan tim medis Puskesmas Selayo, korban dinyatakan tidak bernyawa lagi," ucap dia.
Ia mengatakan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas Polsek Kubung dan Puskesmas Selayo yang turun ke lokasi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada jasad korban.
"Pemeriksaan sementara, korban meninggal lantaran sakit, jenazah sudah dibawa pihak keluarga dan tidak dilakukan otopsi atas permintaan keluarga," tambahnya.
Mayat itu merupakan salah seorang warga Jorong Simpang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok berinisial M (67) yang kesehariannya bekerja sebagai petani.
Baca Juga: Rehab Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar Capai Rp 5,6 Miliar, Mahasiswa Murka dan Unjuk Rasa
Setelah mengetahui kondisi jenazah dari keterangan pihak medis Puskesmas Selayo, pihak keluarga menyatakan tidak akan melakukan autopsi terhadap jenazah yang diperkuat dengan surat pernyataan tidak dilakukan autopsi yang dibuat dan ditanda tangani oleh pihak keluarga. (Antara)
Berita Terkait
-
Lama Menunggu, Peserta Vaksinasi di Kota Padang Protes
-
Cita-cita Lord Ardi untuk Kampung Halamannya Tanah Datar
-
PPKM Level 3 Bukittinggi Diperpanjang, Objek Wisata dan Jam Gadang Telah Dibuka
-
Amasrul Dilantik Jadi Kadis, Wali Kota Padang: Harusnya Tahu Diri
-
PPKM Level 4 Kota Padang Diperpanjang, Hendri Septa Ngaku Tak Tahu Alasannya
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus