SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) juga memperpanjang penerapan PPKM Level 3 hingga 9 Agustus 2021.
Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, perpanjangan itu sesuai dengan keputusan instruksi mendagri no 29 tahun 2021.
“Bukittinggi perpanjang PPKM Level 3. Semoga Allah lindungi kita semua, aamiin,” katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Selasa (3/8/2021).
Selama penerapan PPKM terhitung sejak 6 Juli 2021, Bukittinggi mengambil kebijakan dengan menutup seluruh objek wisata di daerah tersebut.
Kota Bukittinggi juga sempat berada di level PPKM Darurat hingga melakukan aksi penyekatan di wilayah perbatasan.
Meski saat ini status Bukittinggi berada di PPKM Level 3, namun pihaknya tetap mengimbau warga agar selalu mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19.
Sewaktu-waktu, pihak kepolisian juga melakukan penyekatan arus masuk kota bagi kendaraan yang datang dari luar daerah guna menekan mobilitas dalam kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia