SuaraSumbar.id - Para ilmuwan memperkirakan bahwa setengah dari hidup manusia dihabiskan dengan begong dan mengkhayal. Pasalnya, potensi konsekuensi negatif dari penurunan kinerja sekolah atau pekerjaan hingga kecelakaan lalu lintas yang tragis.
Melansir dari Healthshots, pikiran yang mengembara dan kehilangan perhatian lebih sering terjadi ketika kurang tidur. Hal ini menunjukkan bahwa hal itu mungkin terjadi ketika neuron di otak mulai berperilaku seperti tidur.
Dalam hal ini, para peneliti menguji hubungan antara tidur dan kehilangan perhatian. Penelitian mereka telah diterbitkan di Nature Communications.
Dengan memantau gelombang otak orang terhadap keadaan perhatian yang dilaporkan sendiri, para peneliti menemukan bahwa pengembaraan pikiran tampaknya terjadi ketika bagian otak tertidur sementara sebagian besar tetap terjaga.
"Ketika kita lelah, kendali perhatian kita menjadi kacau. Pada saat yang sama, otak kita mulai menunjukkan aktivitas lokal yang menyerupai tidur sementara sebagian besar otak tampak jelas terjaga," catat para peneliti.
"Fenomena ini, yang dikenal sebagai tidur lokal, pertama kali terlihat pada hewan yang kurang tidur dan kemudian pada manusia," imbuh mereka.
Peneliti menemukan gelombang lambat lokal dapat memprediksi episode pikiran mengembara dan mengosongkan pikiran serta perubahan perilaku peserta selama penyimpangan perhatian ini.
Lokasi gelombang lambat membedakan apakah peserta sedang mengembara atau mengosongkan pikiran. Ketika gelombang lambat terjadi di bagian depan otak, partisipan memiliki kecenderungan untuk lebih impulsif dan pikiran mengembara.
Sementara itu, ketika gelombang lambat terjadi di bagian belakang otak, peserta menjadi lebih lamban, tidak memberikan tanggapan, dan pikiran kosong. (Suara.com)
Baca Juga: Studi: Hampir Setengah Hidup Manusia Diisi dengan Mengkhayal dan Bengong
Berita Terkait
-
Adu Kuat Bengong di Lomba Melamun, Penyelenggara: Kalian Berhak Buang Waktu
-
Program Studi MSP Unhas Serahkan Alat Pembuat Pupuk Kompos ke Warga Losari
-
Studi: Pengemudi Mobil Listrik Melakukan Perjalanan Lebih Jauh Setiap Tahunnya
-
Indonesia Perlu Bangun Lebih Banyak Pusat Studi China
-
Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Ini Penjelasannya
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Banjir Putuskan Jalan Provinsi AgamLimapuluh Kota, Akses Palupuh Lumpuh Total
-
6 Sampo Anti Uban, Solusi Hitamkan Rambut dengan Harga Mulai Rp 9 Ribu
-
Benarkah Air Sinkhole Limapuluh Kota Bisa Sembuhkan Penyakit? Ini Wanti-wanti Badan Geologi
-
Fakta Sinkhole di Situjuah Batua Limapuluh Kota: Air Jernih Tanpa Ikan, Warga Ramai Berdatangan!
-
Siapa Ressa Rizky Rossano? Gugat Denada Miliaran Rupiah, Ngaku Anak Kandung yang Ditelantarkan