SuaraSumbar.id - Orangtua di Spanyol tega menjual anak gadisnya yang berusia 12 tahun ke rentainir untuk melunasi hutang sebesar Rp 70 juta.
Beruntung, kepolisian Spanyol berhasil menyelamatkan gadis tersebut. Menyadur The Sun, Senin (19/4/2021), gadis itu didga dijual oleh orangtuanya untuk melunasi hutang sebesar 3.500 poundsterling atau sekitar Rp 70 juta.
Gadis yang masih bersekolah itu menangis setelah diselamatkan setelah lebih dari sebulan di sekap di sebuah penampungan.
Para pejabat sekarang menyelidiki apa yang terjadi, dengan klaim bahwa polisi menduga orang tuanya, yang tinggal di kota Cordoba, Spanyol Selatan, menjualnya karena mereka tidak dapat melunasi hutang kepada seorang rentenir.
Orang ua tersebut tega menjadikan anak gadisnya jaminan jika mereka tidak bisa melunasi hutangnya dengan menikahkannya dengan seorang pria.
Selain orang tua gadis tersebut, polisi telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus perdagangan anak tersebut.
Petugas sedang menyelidiki apakah pria yang membelinya melakukan pelecehan seksual terhadapnya untuk membuktikan bahwa dia masih perawan sebelum menikahinya secara paksa.
Dua dari tiga orang yang ditahan di sebuah flat di kota La Coruna di Galicia dicurigai melakukan perdagangan manusia dan penculikan.
Kasus tersebut terungkap ketika guru gadis tersebut melaporkan kepada pihak berwenang bahwa dia hilang dari sekolah.
Baca Juga: Dina Diduga Nekat Gantung Diri karena Terlilit Utang Rentenir
Guru tersebut mencoba menanyakan keberadaan gadis tersebut namun tidak mendapatkan jawaban dari orang tuanya.
Pihak Kepolisian Spanyol belum memberikan komentar resmi tentang kasus tersebut, dan kini sedang melakukan penyelidikan yudisial. (Suara.com)
Berita Terkait
-
Duh, Ribuan Warga Kota Bandung Terjerat Hutang ke Rentenir
-
Tak Cuma Pezina, Rentenir Juga Bakal Dihukum Cambuk di Aceh
-
Awal Guru Ngaji Ngutang ke Rentenir, Butuh Uang untuk Bayar Pajak Motor
-
Minim Perhatian dari Pemerintah, Banyak Guru Ngaji Terlilit Utang Rentenir
-
Terjerat Hutang ke Rentenir, Ustadz Acep Persilahkan Warga Datangi FPI
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk