SuaraSumbar.id - Sebanyak 60 unit rumah warga Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dilaporkan rusak parah usai diterjang angin disertai badai, Kamis (1/4/2021). Beruntung, peristiwa itu tidak menelan korban jiwa.
Kabar ini dibenarkan Kepala BPBD Pesisir Selatan, Herman Budiarto. Menurutnya, angin kencang atau badai melanda 5 kecamatan di Pesisir Selatan.
“Dari laporan, ada 60 unit rumah warga rusak parah di 5 kecamatan. Ada yang di Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batangkapas dan Sutera,” katanya kepada Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (2/4/2021).
Menurutnya, rumah tersebut rusak akibat ditimpa pohon tumbang. Selain itu, atap rumah warga juga diterbangkan angin kencang.
“Ini baru laporan sementara, berkemungkinan jumlahnya bisa lebih,” jelasnya.
“Kondisi cuaca masih buruk, warga tetap waspada bencana banjir, longsor dan pohon tumbang akibat angin kencang," katanya lagi.
Berita Terkait
-
Ada Awan Terdingin di Dunia, Melayang di Samudra Pasifik
-
Puluhan Rumah di Samosir Rusak Diterjang Angin
-
Banjir Rusak Puluhan Hektare Lahan Warga Pessel, Pemkab: Tak Ada Ganti Rugi
-
Ribuan Rumah Terendam, Banjir Pesisir Selatan Diduga Akibat Illegal Logging
-
Matahari Berubah Biru dan Langit Jadi Kuning di Beijing
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Kasus HIV di Pekanbaru Melonjak Tajam, Dinkes Riau Ungkap Fakta dan Pemicu Utamanya
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos