SuaraSumbar.id - Roy Suryo menyentil ulah pegiat media sosial, Denny Siregar. Bahkan, pakar telematika itu menyebut seorang Buzzer yang menjerumuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan definisi sesat yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Denny Siregar tampaknya tak terlalu mempersoalkan tudingan mantan Menpora era Presiden SBY itu. Dia hanya membalas kritikan Roy Suryo dengan candaan yang cukup menohok.
"Hihi mister Panci dendam amat ma gua," tulis Denny Siregar dikutip SuaraSumbar.id dari akun Twitternya, Rabu (3/3/2021).
Dalam balasan singkat yang cukup pedas itu, Denny juga menautkan berita Roy Suryo yang mengkritiknya sebagai Buzzer.
Sebelumnya, Roy Suryo meminta agar Jokowi menindak Buzzer yang dianggap sudah membuat gaduh masyarakat dengan unggahan asal-asalan.
Roy Suryo menyoroti Denny Siregar di tengah polemik Perpres Nomor 10 Tahun 2021 yang juga mengatur soal investasi miras. Dia menyebut Buzzer mau menjerumuskan presiden dengan definisi sesat dan malah berpotensi untuk ujaran kebencian.
Roy Suryo pun berharap agar Polri mematuhi istruksi atasan yakni oknum semacam Buzzer pembuat gaduh tersebut harus dikandangkan.
"Seperti inilah ulah laknat BuzzerRp yang malahan mau menjerumuskan presiden, dengan definisi sesat dan bahkan berpotensi ujaran kebencian memecah belah sesama anak bangsa," ujar Roy Suryo seperti dikutip Suara.com pada Rabu (3/3/2021) dari jejaring Twitter-nya.
"Ayo CCIC Polri dan Divisi Humas Polri kalau memang benar-benar mematuhi instruksi Kapolri, oknum-oknum semacam ini harus dikandangkan," sambungnya.
Baca Juga: Jokowi: Jangan Sibuk Buat Aturan, Pelaksanaan di Lapangan yang Dilihat
Roy Suryo menyematkan tangkapan layar foto cuitan Denny Siregar soal investasi miras. Pegiat media sosial itu mengatakan, di beberapa tempat miras merupakan budaya sehingga daripada dilarang, sekalian dijadikan pendapatan.
Dalam kicauan berikutnya, Roy Suryo menyoroti kembali menyoroti cuitan Denny Siregar yang menyurutnya malah memelintir dan memainkan provokasi.
"Begini ini kelakukan BuzzerRp dalam ngeles. Sekarang malah memelintir dan main provokasi (baca: Adu Domba) antar pendukung Presiden Jokowi sendiri," tukasnya.
"Untuk @KSPgoid, @JubirPresidenRI @Kemkominfo mau dilecehkan dengan 'Maen ClubHouse'? Ini jelas-jelas ujaran kebencian @CCICPolri @DivHumas_Polri," tandas alumnus UGM itu.
Roy Suryo menyertakan tangkapan layar foto cuitan Denny Siregar soal investasi miras yang menyebut program Jokowi bagus tetapi komunikasinya buruk.
Cabut Investasi Miras
Berita Terkait
-
Covid dan Bencana, Jokowi: Satu Tahun Indonesia Diberi Pelajaran Luar Biasa
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Dihadiahi Lukisan Langka Berwajah Sultan Arab?
-
Sambangi Habib Hasan, Pedagang Pasar Turi Surabaya Mengadu Nasib ke Jokowi
-
Rizal Ramli Ungkap Pernah Tolak 3 Kali Tawaran Jokowi Jadi Menko Maritim
-
Jokowi Batalkan Perpres Miras, PAN Minta Anies Segera Jual Saham PT Delta
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara