SuaraSumbar.id - Polisi kembali berhasil meringkus satu lagi pelaku yang tergabung dalam komplotan rampok bermodus travel di Kota Padang, Sumatera Barat.
Informasinya, tersangka berinisial SYZ (47) ini diciduk di daerah Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Kamis (18/2/2021). Dia merupakan tersangka ketiga yang ditangkap dari empat pelaku kejahatan penganiayaan dan perampokan itu.
Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra mengatakan, penangkapan SYZ merupakan hasil pengembangan dari penangkapan MSM (34) yang merupakan otak perampokan itu.
"Nama pelaku (SYZ) kami dapat dari keterangan MSM yang merupakan otak aksi kejahatan dengan modus mobil travel tersebut," kata Rolindo, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Sabtu (20/2/2021) malam.
"Para pelaku ini juga telah melakukan sejumlah kejahatan dengan modus yang sama. Mereka menyamar sebagai mobil travel, lalu menyekap korban di dalam mobil dan menguras harta benda milik korban," katanya.
Kepada polisi, tersangka SYZ mengaku hanya beraksi di Kota Padang. Namun, pelaku MSM menyebutkan bahwa SYZ juga ikut beraksi di wilayah hukum Polres Padang Pariaman.
"Pelaku SYZ ini berperan sebagai penyekap korban dan mengambil barang korban. Sekarang pelaku sudah ditahan, dan satu pelaku terakhir masih kami buru," katanya.
Pekan lalu, polisi meringkus seorang perempuan berinisial IL (35). Tersangka IL yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) itu juga terlibat dalam aksi perampokan tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mardianto mengatakan, tersangka IL terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang MAN 1 Padang Pariaman.
Baca Juga: 10 Titik Karhutla di Empat Kabupaten Berhasil Dipadamkan Polda Riau
"Pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di kawasan Durian Taruang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang," katanya, Selasa (16/2/2021).
Penangkapan tersangka IL ini merupakan hasil pengembangan dari rekannya MM (55) yang terlebih dahulu ditangkap. Tersangka MM yang ditembak polisi diringkus di kawasan Salimpauang, Kabupaten Tanah Datar pada Jumat (13/2/2021).
"Pengakuan IL, dia bertugas untuk menarik uang korban dari ATM BRI sebanyak Rp 10 juta di daerah Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah. Dari hasil kejahatan itu, IL mendapatkan pembagian sebesar Rp 4 juta," katanya.
Kepada polisi, IL mengaku aksi perampokan itu dilakukan 4 orang pelaku. Sedangkan otak utama perampokan ini adalah tersangka MM yang pertama kali ditangkap. Saat ini, tersangka MM meringkuk di sel tahanan Polsek Batang Anai, Padang Pariaman.
"Dua pelaku lainnya dalam penyelidikan. Kasus ini akan kami selidiki sehingga seluruh pelaku bisa ditangkap," katanya.
Sebelumnya, seorang guru madrasah dirampok dan dianiaya hingga disekap dalam mobil travel. Korban bernama Nurlela, guru mata pelajaran Alquran dan Hadits di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Padang Pariaman, Sumbar.
Berita Terkait
-
Ratusan Hektare Sawah Warga Kota Padang Kekeringan
-
Duh! Lampu Merah Perempatan Masjid Raya Sumbar Mati, Kabelnya Dicuri Orang
-
Sering Hujan, BMKG Malah Minta Warga Lingga Waspada Kebakaran Hutan
-
LAM Riau soal Pengelolaan Blok Rokan: 99 Tahun Kita Menanti
-
Riau Tetapkan Siaga Karhutla, Gubernur Syamsuar Sebut Ada LSM Tak Setuju
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian
-
Promo Spesial BRI Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota