SuaraSumbar.id - Tahun Baru Imlek di Kota Pariaman, Sumatera Barat biasa-biasa saja. Tidak ada komunitas Tionghoa atau warga China tidak ada di kota itu.
Namun demikian, objek wisata di sana terap buka untuk umum pada perayaan Tahun Baru Imlek.
Kondisi ini berbeda dengan sejumlah daerah lainnya di Sumbar yang lebih memilih menutup objek wisata selama libur Imlek , dengan alasan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kominfo Kota Pariaman Hendri, dilansir dari klikpositif.com--jaringan suara.com, Sabtu (13/2/2021).
"Benar, hari ini jatuh hari Tahun Baru Imlek 2527 Kongzili. Namun untuk kota Pariaman tidak ada perayaan lantaran komunitas atau warga Tiongkok (China) tidak terdapat di sini," katanya.
Pantauan di Pantai Gandoriah, tampak sejumlah warga Tionghoa menikmati objek wisata pantai tersebut.
Salah seorang warga Tionghoa bernama Andy Tjohara (40), dia pergi liburan tahun baru Imlek bersama keluarganya.
"Kami tinggal di Kota Padang, sengaja datang ke Pariaman untuk berliburan, sekeluarga," ungkapnya.
Untuk perayaan Tahun Baru Imlek, pihaknya menggelar beberapa kegiatan serta ritual di Kota Padang.
Baca Juga: Sandal Pak RT Hilang Usai Salat Jumat, Takmir Umumkan Lewat Toa Masjid
"Ke Pariaman hanya mengunjungi objek wisata," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Libur Imlek, 3.035 Mobil Masuk Kota Bogor Disuruh Putarbalik
-
Dear ASN Kota Serang yang Keluar Kota Libur Imlek, Sanksi Sudah Menunggu
-
Libur Imlek, Polresta Bandung Lakukan Penyekatan di Exit Tol
-
Libur Imlek di Tengah Pandemi, Begini Operasi Tol Tangerang-Merak
-
Padang Batasi Jam Operasional Pelaku Usaha Selama Libur Imlek
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jangan Asal Ngomong! 6 Kata Kasar Bahasa Minang yang Perlu Diketahui
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan