"Penularan juga dapat terjadi melalui masyarakat yang berbohong saat melakukan screening. Hal ini tentunya tidak hanya membahayakan dirinya saja, namun juga membahayakan kami sebagai nakes yang bertugas, bahkan dapat menularkan virus tersebut kepada keluarga kami di rumah. Karena itu saya sangat ketat untuk melakukan pertemuan dengan orang lain, terutama dari daerah yang cukup tinggi angka pasien COVID-19-nya. Hal itu agar keluarga saya tidak sampai terkena virus itu," jelasnya.
Kemudian, dalam mempersiapkan diri saat akan bertugas, Gian mengungkapkan biasanya ia mengonsumsi vitamin terlebih dahulu, hal itu rutin ia lakukan setiap harinya demi menjaga daya tahan tubuhnya.
Kemudian ia juga menjaga nutrisi tubuh dengan mengonsumsi makanan yang jelas dapat meningkatkan imunitas tubuh terutama dalam memberi tenaga saat bekerja. Sementara itu, ia menjelaskan bahwa suasana hati sangat mempengaruhi semangatnya saat akan bekerja.
"Bagi saya pribadi, perasaan senang menjadi nilai penting bagi saya saat akan bekerja. Karena jika mood kita tidak dalam kondisi bagus, hal itu dapat berpengaruh pada imunitas tubuh. Saat kita stress atau tertekan, imun tubuh dapat turun dan itu dapat membuat seseorang rentan dimasuki penyakit dan virus," katanya.
Selain menjaga suasana hati, Gian juga mengungkapkan bahwa ada berbagai motivasi yang diyakininya untuk terus semangat bertugas sebagai nakes terutama di IGD.
Motivasi tersebut seperti semangat untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli pada kesehatan dengan diri sendiri dan orang lain yang dengan cara menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari COVID-19.
Motivasi Gian selanjutnya yaitu semangat untuk menenangkan pasien yang merasa cemas dan tertekan saat masuk rumah sakit. Ia akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat pasien merasa aman dan nyaman saat berobat.
"Kemudian motivasi terbesar saya yakni berusaha sebaik mungkin untuk menjalani tugas saya sebagai nakes dan menepati janji saya saat pengambilan sumpah profesi yakni untuk membantu masyarakat," tuturnya. (Covesia.com)
Baca Juga: LaporCovid-19: 75,6 Persen Nakes Sama Sekali Belum Terima Insentif
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda