Cak Nun membahas soal Islam arogan yang dilontarkan Abu Janda. [CakNun.com / YouTube]
Dari polemik Abu Janda, Cak Nun menyarankan agar masyarakat berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara. Pasalnya, apa yang sudah keluar dari mulut harus bisa dipertanggungjawabkan secara makna, harfiah, atau historis.
"Saya tidak mengecam siapa pun. Sekarang kita sedang dikepung Covid-19. Pelajaran notor satu itu kewaspadaan atau dalam bahasa Arab disebut takwa. Takwa itu hanya bisa dilakukan kalau anda zikir," tandas Cak Nun.
(Suara.com)
Berita Terkait
-
Kamis Lusa, Bareskrim Periksa Abu Janda Soal Kasus Evolusi Natalius Pigai
-
Nama Abu Janda Disebut-sebut di Sidang Kasus Gus Nur Hina NU
-
Dua Hari Lagi, Bareskrim Periksa Abu Janda Kasus Rasisme Natalius Pigai
-
Soal 'Islam Arogan' Abu Janda, Cak Nun Wanti-wanti Jangan Asal Ngomong
-
Sebut Ada Abu Janda Abu Rokok, Cak Nun Sebut Islam Arogan Salah Aransemen
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan