SuaraSumbar.id - Warga DKI Jakarta yang meninggal karena virus corona atau Covid-19 terus meningkat. Bahkan Taman Pemakaman Umum (TPU) tambahan untuk jenazah pasien Covid-19 seperti Srengseng Sawah, Jakarta Selatan sudah hampir penuh.
Kepala Satuan Pelaksana Zona 15 TPU Srengseng Sawah, Sutandyo mengatakan sejak 12 Januari sampai 19 Januari pukul 12.00 WIB, pihaknya sudah membuat 388 petak makam.
Untuk hari ini saja, sudah ada 21 jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di TPU Srengseng Sawah.
"Untuk closing kemarin sore hari senin itu sudah 367 (makam) untuk hari ini sampai dengan jam 12.00 WIB sudah 21 makam. Jadi total 388 makam," ujar Sutandyo di TPU Srengseng Sawah, Selasa (19/1/2021).
Ia sendiri memperkirakan TPU Srengseng Sawah mampu menampung 542 makam. Ada lokasi di pinggir kali yang tidak dipakai karena khawatir longsor.
"Setelah dilihat dengan kondisi di lapangan kita hanya mampu kurang lebih 542 makam," tuturnya.
Pihaknya memperkirakan sekarang ini ada 52 jenazah per harinya yang dimakamkan. Jika dibiarkan dengan besaran seperti ini, maka dalam waktu 2-3 hari lagi TPU Srengseng Sawah akan segera penuh.
"2-3 hari akan penuh. Takutnya nanti ada lonjakan atau apa," pungkasnya.
Baca Juga: Tidak Hanya Rumah Sakit, Kuburan Jenazah Covid-19 di Solo Mulai Penuh
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up
-
Hak Jawab dan Koreksi Kuasa Hukum Dona Ayu soal Eksekusi dan Laporan Polisi PN Padang
-
Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan
-
Pemkab Solok Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari, Keselamatan Warga Jadi Prioritas