SuaraSumbar.id - Jajaran Polres Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) meringkus oknum sopir bus Antar Lintas Sumatra (ALS) bernama Andi dan kernetnya Ali. Keduanya diduga membunuh warga Sijunjung yang jasadnya ditemukan di rumpun pisang beberapa waktu lalu.
Informasinya, Andi dan Ali diduga menghabisi nyawa korban OK di kawasan Jorong Guguk Nenas, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung pada Minggu (10/1/2021).
Sebelum pembunuhan itu terjadi, mereka sempat terlibat keributan di depan Rumah Makan Talang Kijang, Jorong Guguak Nenas.
"Tersangka membuang jasad korban ke rumpun pisang sebelum ditemukan warga," kata Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan, dilansir dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Senin (18/1/2021).
Mendapati laporan penemuan warga, kata Andry, jajarannya pun mengejar bus ALS yang berjalan menuju Kota Medan. Alhasil, keduanya diringkus oleh petugas.
Namun hingga kini, kata Andry, pihaknya masih memburu dua tersangka lainnya yang ikut dalam aksi pengeroyokkan hingga menghilangkan nyawa OK.
Sebelumnya, jasad OK ditemukan warga di sekitar rumpun pisang kawasan Nagari Tanjung Gadang. Warga curiga dengan aromo busuk di sekitar lokasi penemuan jasad.
Setelah diketahui ternyata jasad manusia, warga pun melapor ke pihak kepolisian yang akhirnya meringkus dua tersangka.
Baca Juga: Heboh Temuan Nisan Berbentuk Kelamin Laki-laki di Tanah Datar Sumbar
Berita Terkait
-
Oknum Guru di Sijunjung Cabuli Anak di Bawah Umur, Modus Dijanjikan Nikah
-
Laporan Harta Calon Wakil Bupati Sijunjung Minus Rp3,5 miliar, KPK Heran
-
Warga Sijunjung Digegerkan Fenomena Buih Putih di Kebun
-
Jalani Isolasi Mandiri, 15 Warga Sijunjung Merasa Ditelantarkan Pemerintah
-
Rangkul Tiang Listrik yang Basah, Remaja di Sijunjung Kesetrum dan Tewas
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah