SuaraSumbar.id - Sebanyak 9.128 orang tenaga kesehatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) bakal segera disuntik vaksin Sinovac. Penyuntikkan vaksin corona ini akan berlangsung di sejumlah fasilitas kesehatan.
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, tenaga kesehatan merupakan prioritas pertama disuntik vaksin. Proses vaksinasi akan berlangsung mulai Januari hingga Maret 2021.
“Setiap fasilitas kesehatan membuka layanan di jam kerja,” kata Mahyeldi dilansir dari Antara, Jumat (15/1/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid mengatakan, sebanyak 72 orang vaksinator sudah menjalani latihan untuk memberikan vaksin kepada tenaga kesehatan dan masyarakat.
"Vaksinator disebar ke tiap puskesmas, rumah sakit, dan klinik dengan perincian lima orang di puskesmas, 10 di rumah sakit, dan dua orang di klinik,” katanya.
Setelah tenaga kesehatan, vaksin diberikan kepada masyarakat dan pendaftaran dilakukan melalui android. Bagi yang tidak memiliki gawai, pihaknya akan dibantu.
”Nanti dibantu pendaftaran oleh Babinsa, Ketua RT atau RW, dan pihak kelurahan maupun kecamatan,” katanya.
Nantinya, warga yang telah disuntik vaksin disarankan untuk berada di ruang observasi untuk mengetahui efek samping dari vaksin tersebut.
Setelah divaksin, warga akan mendapatkan sertifikat, tanda telah divaksin Covid-19. Sertifikat ini dapat dikantongi dan digunakan saat melakukan perjalanan keluar daerah. (Antara)
Baca Juga: Ajak Warga Berebut Vaksin Covid-19, Gubernur Sumbar: Capek Swab
Tag
Berita Terkait
-
Final Rekapitulasi Pilgub Sumbar, Mahyeldi-Audy Menang 32,43 Persen
-
Mahyeldi Disebut Sebagai Bapak Infrastruktur di Sumbar
-
Cagub Mahyeldi Dapat Dukungan dari Paguyuban Warga Sunda
-
Video Wali Kota Padang Dimarahi Emak-emak PKL Viral, Ini Respons Mahyeldi
-
PKS Pastikan Dukung Pasangan Mahyeldi-Audi di Pilkada Sumbar 2020
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan