SuaraSumbar.id - Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, batal menjadi orang pertama yang disuntik vaksin di jajaran Pemerintah Kota Padang.
Rencananya hari ini, Jumat (15/1/2021), Mahyeldi akan menjalani vaksinasi di Puskesmas Padang Pasir. Namun karena mengalami masalah kesehatan berupa darah tinggi atau hipertensi, Mahyeldi batal disuntik.
"Bukan karena tidak mau, tapi karena tak memenuhi persyaratan untuk divaksin hari ini. Tekanan darah saya terlalu tinggi," katanya, dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com, Jumat (15/1/2021).
Meski batal, Mahyeldi akan tetap menjalankan vaksin sampai kondisi kesehatannya memungkinkan untuk disuntik vaksin Sinovac.
"Tak ada yang diragukan lagi karena MUI dan BPOM telah mengizinkan untuk vaksin Sinovac. Vaksin perlu untuk memutus mata rantai Covid-19," kata Mahyeldi.
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno juga batal menjadi orang pertama disuntik vaksin pada Kamis (14/1/2021). Hal itu lantaran kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.
Tag
Berita Terkait
-
Final Rekapitulasi Pilgub Sumbar, Mahyeldi-Audy Menang 32,43 Persen
-
Mahyeldi Disebut Sebagai Bapak Infrastruktur di Sumbar
-
Cagub Mahyeldi Dapat Dukungan dari Paguyuban Warga Sunda
-
Video Wali Kota Padang Dimarahi Emak-emak PKL Viral, Ini Respons Mahyeldi
-
PKS Pastikan Dukung Pasangan Mahyeldi-Audi di Pilkada Sumbar 2020
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Kasus HIV di Pekanbaru Melonjak Tajam, Dinkes Riau Ungkap Fakta dan Pemicu Utamanya
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos