Dalam cuitannya, Hendropriyono bahkan memuji Natalius Pigai. Di matanya, kata Hendropriyono, Natalius Pigai dikenal sebagai seorang pemuda harapan bangsa yang patriotik, berani serta pandai.
"Saya mengenalmu karena menganggap kamu seorang pemuda harapan bangsa yang patriotik, berani dan pandai. Karena itu saya tanya kenapa kamu tidak jadi pejabat saja agar semua bakat dan potensimu tersalur dan bermanfaat," cuit Hendropriyono.
"Bukan saya tawari jabatan di pemerintahan, karena saya tidak punya kewenangan apapun apalagi sebagai formatur. Patriotik dan cerdas karena saya dengar kamu mengkritik ide separatisme dengan mngatakan bahwa seharusnya bercita-cita jadi Presiden RI daripada hanya sebagai Presiden Papua," tulis Hendropriyono.
Ia lantas mengenang masa-masa ketika awal mengenal Natalius Pigai sebagai komisioner Komnas HAM. Ketika itu, Hendropriyono bertemu Natalius Pigai di Restoran Kunskring di Jalan Teuku Umar.
"Dengan bersemangat, kamu menawarkan jasa, untuk membela saya salam kasus Talangsari. Saya tidak menanggapi karena saya merasa kasus tersebut sudah selesai secara hukum. Juga sudah selesai secara Islam melalui islah," ujar Hendropriyono.
"Setelah lama tidak bertemu dan kamu bukan penguasa lagi, kamu berubah 180 derajat. Selain patriotisme dan kepandaianmu, moralmu juga sangat merosot. Sopan santun dan akal budimu lenyap, karena ditelan kekecewaan sebagai penganggur yang tak terakomodasi di tempat yang kamu inginkan," cuit dia.
Menurutnya, semua kata yang keluar dari mulut Natalius Pigai merupakan ungkapan dari pikiran. Karena itu, imbuh Hendropriyono, dirinya mengatakan Natalius Pigai yang sekarang beda dengan yang dulu
"Terima kasih atas penghinaanmu kepada saya sebagai orangtua yang tidak pernah menyakiti kamu. Saya berhrap agar pikiranmu jangan ke sana ke mari terus, untuk mncari pengakuan atau kedudukan. Pegang teguh prinsip agar lebih banyak orang menghargai kamu, sehingga kmu mendapat tempat yang terhormat di masyarakat," tutur dia.
"Demikian Pigai, semoga kita masih bisa bertemu lagi, sebelum umur tidak memungkinkannya. Salam dan selamat tahun baru 2021," tutupnya.
Baca Juga: Pernyataan Keras Habib Hasan soal FPI, Singgung Kampanye Menyesatkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita