Scroll untuk membaca artikel
Riki Chandra
Senin, 21 Desember 2020 | 16:45 WIB
Tangkapan layar Gibran menyampaikan visi misi pada debat perdana Pilkada Solo. (YouTube/Metrotvnews)

SuaraSumbar.id - Gibran Rakabuming Raka menjawab santai kabar mencuatnya namanya dalam pusaran dugaan korupsi Bansos Covid-19 yang menyeret Menteri Sosial RI, Juliari Batubara.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu membantah terlibat dalam korupsi bantuan untuak masyarakat terdampak pandemi corona itu. Namun, pernyataannya itu pun akan diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam skandal korupsi bansos Covid-19, calon Wali Kota Solo peraih suara terbanyak ini diduga merekomendasikan PT Sri Rezeki Isman Tbk atau Sritex dalam pembuatan goodie bag. Namun, Gibran saat dikonfirmasi wartawan di Solo, Senin (21/12/2020) membantah isu tersebut dan balik meminta bukti jika dirinya terlibat.

Berikut sejumlah fakta tentang peryataan Gibran:

Baca Juga: Disebut Ikut Korupsi Bansos, Gibran: Kalau Mau Korupsi Ya yang Lebih Besar

1. Kenal Juliari Batubara

Meski demikian, Pemilik Markobar itu mengaku kenal dengan Juliari Batubara. "Kenal tapi belum pernah sekali pun bertemu," ucap Gibran usai blusukan di Banyuagung, Banjarsari.

Gibran menantang berbagai pihak untuk menunjukkan bukti berkait isu dirinya terlibat skandal mega korupsi dana bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos).

2. Dirugikan

Gibran Rakabuming yang namanya ikut terseret dan diduga memiliki peran dalam kasus tersebut. "Saya merasa dirugikan dengan pemberitaan yang entah dari mana sumbernya. Tidak jelas sumbernya," kata dia.

Baca Juga: Dirjen Linjamsos Kemensos Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos

"Silahkan dibuktikan saja. Saya nggak takut dan siap ditangkap asal ada buktinya," tegas dia.

Load More