Ketua Lembaga Rehabilitasi Narkoba di Bukittinggi Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Satuan Reskrim Narkoba Kepolisian Resor Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menangkap seorang laki-laki berinisial S (48) yang terbukti mengkonsumsi narkoba.

Riki Chandra
Selasa, 03 September 2024 | 17:04 WIB
Ketua Lembaga Rehabilitasi Narkoba di Bukittinggi Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Kepala Satresnarkoba Polresta Bukittinggi AKP Syafri saat memperlihatkan barang bukti ganja ke wartawan. [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Satuan Reskrim Narkoba Kepolisian Resor Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), menangkap seorang laki-laki berinisial S (48) yang terbukti mengkonsumsi dan memiliki narkoba jenis ganja.

Penangkapan ini menjadi sorotan karena pelaku adalah Ketua Lembaga Rehabilitasi Pecandu Narkoba yang resmi ditunjuk oleh pemerintah.

"Pelaku merupakan ketua dari Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Kabupaten Agam, yang menjalankan program rehabilitasi pecandu narkoba. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)," ungkap Kepala Satuan Resnarkoba AKP Syafri, Selasa (3/9/2024).

Penangkapan pelaku terjadi pada Senin (2/9) malam, setelah adanya pengaduan dari warga sekitar. Warga mencurigai adanya penggunaan narkoba jenis ganja di rumah pelaku, ditambah seringnya terdengar pertengkaran keras antara pelaku dengan istrinya.

Ketika dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sisa ganja kering seberat sekitar 20 gram yang dimiliki oleh pelaku.

Saat penangkapan, pelaku sempat mencoba membuang barang bukti ganja kering tersebut, namun akhirnya mengakui bahwa ia mendapatkan ganja itu dari seorang rekannya.

"Setelah dites urine, hasilnya menunjukkan bahwa pelaku positif mengkonsumsi narkoba. Ia juga mengakui membeli ganja seharga Rp 300 ribu dari rekannya yang kini sedang kami kejar," tambah AKP Syafri.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pengembangan kasus ini, yang sangat disayangkan karena melibatkan seorang pemimpin lembaga rehabilitasi narkoba yang seharusnya menjadi teladan.

"Pelaku akan dijerat dengan pasal 114 junto 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini