Kapolda Sumbar Kembali Bicara Kematian Afif Maulana: Saya Sudah Dicopot Kapolri Kalau Tidak Cegah Tawuran!

Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono kembali berbicara tentang kasus tewasnya Afif Maulana di bawah Jembatan Kuranji, Kota Padang pada 9 Juni lalu.

Riki Chandra
Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:20 WIB
Kapolda Sumbar Kembali Bicara Kematian Afif Maulana: Saya Sudah Dicopot Kapolri Kalau Tidak Cegah Tawuran!
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono memegang foto mendiang Afif Maulana. [Suara.com/Saptra S]

37 anggota kepolisian lalu menghambat aksi tawuran saat berada di Jembatan Kuranji. Sempat dihentikan namun tidak diindahkan, dikejar mereka memacu kendaraannya dengan mengacungkan sajamnya,

"Di video kami ada. Tidak rekayasa. Cara satu-satunya untuk menghambat tidak boleh dengan menembak, atau memukul dengan benda keras. Kecuali menjatuhkan mereka dari kendaraannya, itu sudah bagian dari tindakan yang tegas terukur daripada membunuh, melukai lawan," bebernya.

Suharyono mengatakan di saat Afif Maulana dan Aditia jatuh di Jembatan Kuranji, terjadi percakapan. Percakapan itu adalah ajakan Afif Maulana ke Aditia untuk meloncat dari atas jembatan.

"Enggak apa-apa saya sampaikan secara teknis, biar tidak salah paham. Bahasanya pakai bahasa Minang. Saya panggil ahli bahasa. Dalam bahasa Indonesianya adalah saat keduanya jatuh dari sepeda motornya, Afif Maulana mengajak Aditia untuk meloncat melarikan diri dari tangkapan polisi," kata dia.

"Kalimatnya adalah dalam bahasa Indonesianya: Kak, kita meloncat saja. Kita melarikan saja. Aditia yang diajak bicara, jangan meloncat, jangan meloncat. Kita menyerahkan diri saja ke polisi. Jawaban Aditia. Yakin ada percakapan, jaraknya hanya tiga meter," ujar Suharyono.

Ia menjelaskan polisi yang menjatuhkan Afif Maulana dan Aditia dari kendaraan tetap melaju ke depan menangkap pelaku tawuran lainnya. Sehingga percakapan itu hanya berlangsung tidak sampai tiga puluh detik.

"Di saat Aditia mencari handphonenya yang hilang, membelakangi Afif, ditengoknya Afif sudah tidak ada di belakangnya. Di saat itu, polisi sweeper di belakang menangkap Aditia tanpa melihat Afif Maulana," ucapnya.

Muncul Video Seolah-olah Afif Maulana Ditangkap

Suharyono mengatakan dalam kasus ini lalu muncul video yang disamarkan seolah-olah Afif Maulana ditangkap. Padahal, Afif Maulana tidak ada ditangkap di atas jembatan.

"Tidak ada. Karena sesaat ditangkap, Aditia melaporkan kepada polisi yang menangkap, namanya brigadir tri, sudah kami BAP juga bahwa. Pak, tadi teman saya ada yang meloncat, ini kata-kata Aditia. Polisinya menjawab: tidak mungkin, setinggi ini kok meloncat," imbuhnya.

Ketika 18 orang pelaku tawuran diamankan di Polsek Kuranji, tidak ada juga nama Afif Maulana. Lalu muncul video keterangan yang menghembuskan isu bahwa Afif Maulana dibawa ke polsek.

"Padahal 18 orang diamankan tidak ada satupun yang melihat Afif Maulana. Mereka, mereka itu siapa saya tidak menuduh. Mereka mem-viralkan bahwa Afif dibawa ke Polsek, dianiaya di Polsek, mayatnya dibuang," jelas Suharyono.

Soal Luka di Tubuh Afif Maulana

Suharyono juga berbicara bagaimana luka-luka yang dialami di tubuh Afif Maulana. Ia menjelaskan bahwa luka patah di tulang iga belakang nomor 1-3 menusuk paru-paru sepanjang 11 centimeter bagian kiri.

"Itu penyebab kematiannya. Karena apa? Meloncat dari ketinggian 15 meter. 12 ahli forensik kami kumpulkan, begitu posisi jatuhnya 15 meter seorang anak yang umur 13 tahun adalah punggungnya dan pinggangnya dulu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak