AF ditemukan mengambang pada Minggu siang, dengan Kepala Kepolisian Sektor Kuranji, AKP Nasirwan, mengonfirmasi bahwa korban ditemukan tanpa identitas awalnya.
Penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan, namun keterangan dari Adit menimbulkan kecurigaan bahwa keputusan AF melompat mungkin dipicu oleh rasa takut akan konsekuensi jika tertangkap.
Kasus ini telah menarik perhatian masyarakat lokal dan mengundang pertanyaan tentang tindakan yang diambil oleh polisi selama penangkapan dan penanganan remaja yang diduga terlibat dalam tawuran.
Investigasi lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan kejelasan mengenai kronologi dan penyebab kematian AF.
Baca Juga:Tidur Larut Demi Game, Remaja Padang Alami Gangguan Kesehatan Mental? Ini Kata Wali Kota
Kontributor : Rizky Islam