Supardi juga mengingatkan bahwa jika pola pikir generasi muda Sumbar tidak berubah, mereka akan kehilangan daya kreasi dan kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri. Oleh karena itu, para guru dibekali dengan metode pedagogi terbaru yang menekankan pada pengembangan entrepreneurship di kalangan siswa SMK, sehingga mereka tidak hanya disiapkan untuk menjadi karyawan, tetapi juga sebagai inovator dan pengusaha mandiri.
Namun, tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah masih kurangnya keterhubungan antara SMK dan dunia pasar, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Inilah yang mendasari pelaksanaan Ekspo SMK Sumbar 2024, sebuah ajang untuk mempertemukan produk-produk inovatif hasil karya siswa SMK dengan para pelaku industri dan pasar global.
Dengan rangkaian Bimtek dan kurasi yang panjang, Ekspo SMK Sumbar 2024 diharapkan dapat menjadi tonggak kebangkitan ekonomi kreatif berbasis digital di Sumatera Barat, serta mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing di era digital.