Kekuatan Pertanian Penting Bagi Negara, Syahrul Yasin Limpo Tekankan Pengembangan Teknologi

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebutkan bahwa sektor pertanian memiliki kekuatan penting bagi negara.

Riki Chandra
Sabtu, 10 Juni 2023 | 18:27 WIB
Kekuatan Pertanian Penting Bagi Negara, Syahrul Yasin Limpo Tekankan Pengembangan Teknologi
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo saat menghadiri Penas KTNA di Padang. [Saptra S]

SuaraSumbar.id - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebutkan bahwa sektor pertanian memiliki kekuatan penting bagi negara. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya 14 gubernur, 300 bupati dan wali kota serta 30 ribu petani dan nelayan se-Indonesia dalam pembukaan Pekan Nasional (Penas) KTNA ke-16 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (10/5/2023).

Menurut Syahrul, Penas KTNA ke-16 di Sumbar yang merupakan selaku tuan rumah sangat berbeda dengan Penas sebelumnya. Perhelatan Penas kali ini terbilang lebih maju.

"Kami betul-betul bekerja sama dengan Ketua KTNA, dan coba menggelar katakanlah lebih maju. Mitigasi, adaptasi kemajuan era dan tantangan baru. Termasuk, hari ini, di tempat ini, antara lain teknologi dan mekanisasi pertanian harus menjadi bagian smart warning harus menjadi model pertanian dikedepankan," ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Syahrul, dalam Penas KTNA ke-16 ini juga mengantisipasi bagaimana pertanian tidak hanya bicara soal lahan luas dan hamparan. Namun masuk dalam sektor pertanian presisi.

Baca Juga:Dinilai Punya Potensi, Mentan SYL Minta Pemuda Pancasila Terjun ke Sektor Pertanian

"Di mana tanaman-tanaman, lahan pekarangan menjadi sangat penting. Ini diperkenalkan kurang lebih 30 ribu (petani dan nelayan) seluruh Indonesia. Oleh karena itu, saya kira banyak hal, dan everyone happy," kata dia.

"Saya kira karena industri-industri pertanian juga hadir ambil bagian. Bahkan tidak hanya itu, expert para peneliti pembuat bibit-bibit baru, rekayasa baru itu hadir di sini menunjukkan berbagai varietas yang tahan panas, tahan El Nino, dan tahan antisipasi lainnya," sambung Syahrul.

Dikatakannya, Presiden Joko Widodo sangat mendorong bagaimana memberi modal bagi petani. Tidak ada lagi hanya bagi-bagi, tapi memberikan modal sekaligus gagasan.

"Tidak ada lagi hanya bagi-bagi, tapi memberikan modal, memberikan gagasan dan kita jaga bersama-sama. Oleh karena itu Kredit Usaha Rakyat (KUR) menghadirkan perbankan yang ikut memodali aktivitas pertanian baik budidaya, pasca panen maupun katakan proses-proses di perdagangannya, agribisnisnya itu difasilitasi oleh KUR. Dan yang spesifik oleh pak Jokowi melepas taxi alsintan," ulasnya.

Sementara itu, sejumlah petani yang hadir pada Penas KTNA ke-16 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Baca Juga:Hadapi Ancaman El Nino, Mentan SYL Siapkan Mitigasi dan Minta Petani Terus Berproduksi

Pasalnya, meski di masa pandemi sektor pertanian masih bisa berproduksi maksimal dan diandalkan menopang perekonomian.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini