Seorang Dokter Spesialis di Pasaman Barat Dipolisikan, Diduga Lakukan Penganiayaan

Pihaknya akan mendalami persoalan ini terlebih dahulu sambil memanggil pihak-pihak terkait nantinya.

Suhardiman
Kamis, 24 November 2022 | 13:49 WIB
Seorang Dokter Spesialis di Pasaman Barat Dipolisikan, Diduga Lakukan Penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Pixabay)

SuaraSumbar.id - Seorang dokter spesialis bedah di salah satu rumah di Pasaman Barat, Sumatera Barat, dilaporkan ke polisi. FBP dilaporkan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang perawat pembantu berinisial SR (37).

"Saya tidak terima dengan perlakuannya dan saya membuat laporan ke polisi," kata SR melansir Antara, Kamis (24/11/2022).

Akibat perlakuan dokter tersebut, kata SR, mengakibatkan kulit di bawah hidungnya mengalami luka dan telah dilakukan visum. Dirinya mengaku, peristiwa terjadi saat operasi bedah akan dilakukan pada Rabu (23/11/2022) malam.

Kala itu ada yang minta sarung tangan karena operasi mau dimulai. Dirinya lalu pergi menuju ruangan operasi mengantarkan apa yang diminta. Saat membuka pintu ruangan operasi, kata SR, tiba-tiba dokter spesialis itu menghardiknya dan disuruh keluar.

Baca Juga:Bantu Korban Gempa Cianjur, Pemkot Tangerang Sumbang Rp 200 Juta dan Terjunkan Personil

"Saya terkejut, padahal mengantarkan kelengkapan operasi yang diminta karena selama ini biasa saja karena sudah tugas saya," ungkapnya.

Dirinya yang dihardik kemudian menjawab agar bicara itu bagus-bagus saja.

"Mendengar jawaban itu saya semakin dihardiknya dan dibentak-bentak. Terjadilah pertengkaran saling jawab kata," katanya

Kemudian tiba-tiba dokter itu langsung menyerang dengan memegang krah baju sembari di dorong ke kiri, kanan sampai ke dinding.

Dirinya berharap pihak kepolisian agar memproses perkara ini sesuai aturan yang ada. Sehingga memberi pelajaran bagi dokter lain agar tidak semena-mena terhadap bawahan dan masyarakat.

Baca Juga:Kabar Cristiano Ronaldo Didepak dari Manchester United, Ustaz Yusuf Mansur Sebut MU Bisa Dibeli dengan Dana Umat

Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat AKP Fahrel Haris membenarkan adanya laporan itu.

News

Terkini

Keduanya dilimpahkan ke Seksi Paminal Polres Lampung Selatan sebelum di persidangkan di pengadilan.

News | 17:00 WIB

dengan mencuatnya ini kampus mesti responsif, maskipun masih terdapat pandangan dan persepsi terkait kasus yang terjadi.

News | 15:33 WIB

Menunaikan ibadah umrah maupun ibadah haji merupakan sebuah impian dan pencapaian spiritual tersendiri bagi umuat muslim.

News | 14:15 WIB

WhatsApp meluncurkan fitur mengirim pesan ke nomor sendiri atau Message Yourself untuk pengguna iOS dan Android.

News | 13:15 WIB

TikTok berencana membuka lowongan kerja untuk 3.000 engineer baru di seluruh dunia.

News | 12:15 WIB

Nazril Irham atau Ariel NOAH dikenal sebagai seorang penyanyi yang punya banyak mantan pacar.

Lifestyle | 11:10 WIB

Penggiat Pemilu Sumatera Barat (Sumbar), Surya Efitrimen mengatakan bahwa potensi terjadinya politik uang di Sumbar cukup tinggi.

News | 10:15 WIB

Elkan Baggott dan Sandy Walsh belum pasti memperkuat skuad Garuda pada Piala AFF 2022, meski Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sudah menemui klub mereka.

News | 09:15 WIB

Penyanyi Pinkan Mambo kembali memberikan pernyataan kontroversial. Pinkan terang-terangan meminta Rizky Billar untuk segera menceraikan Lesti Kejora.

Lifestyle | 08:15 WIB

Serangn terhadap Capres Partai Nasdem, Anies Baswedan, dinilai semakin menjadi-jadi

News | 07:15 WIB

Selebgram Denise Chariesta disorot netizen lantaran aksinya yang terus-terusan berkoar soal perselingkuhannya dengan pria berinisial RD.

Lifestyle | 06:15 WIB

Kisah Silvia, seorang perempuan yang sudah 21 tahun hidup di atas kursi roda.

News | 05:25 WIB

Pinkan Mambo mengatakan bahwa mantan rekan duetnya di duo Ratu, Maia Estianty, sangat membenci Mulan Jameela.

News | 05:10 WIB

Realisasi PAD itu berasal dari pajak daerah Rp 29,65 miliar dari target Rp 45,67 miliar atau 65,12 persen.

News | 17:55 WIB

Sebanyak 6.400 paket pun disiapkan.

News | 17:12 WIB
Tampilkan lebih banyak