Jepang dan Malaysia Bersatu Hadapi Ancaman Rudal Korea Utara

Menteri Luar Negeri Jepang dan Malaysia bakal bekerja sama dalam menanggapi ancaman rudal dan nuklir dari Korea Utara.

Riki Chandra
Senin, 10 Oktober 2022 | 16:21 WIB
Jepang dan Malaysia Bersatu Hadapi Ancaman Rudal Korea Utara
Menteri Luar Negeri Malaysia Syaifuddin Abdullah (kanan) dan Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi (kiri) memberikan keterangan pers di Kuala Lumpur, Minggu (9/10/2022). [Dok.Antara]

Menjelang peringatan 50 tahun dimulainya hubungan Jepang dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada 2023, Pemerintah Jepang berupaya meningkatkan hubungannya dengan anggota ASEAN, termasuk Malaysia.

Menlu Jepang dan Malaysia juga sepakat untuk mempromosikan hubungan antara masyarakat Jepang dan Malaysia.

Di tengah tanda-tanda penurunan jumlah kasus virus corona, Jepang pada Selasa (11/10) akan menghapus batas 50.000 kedatangan orang dari luar negeri per hari dan melanjutkan perjalanan bebas visa individu ke negara itu.

Tahun ini, Malaysia memperingati 40 tahun Kebijakan Melihat ke Timur (Look East Policy) yang berupaya untuk mencontoh Jepang dalam pembangunan ekonomi.

Baca Juga:WNI di Jepang Sempat Dapat Peringatan Mengungsi Karena Rudal Korut Diluncurkan

Malaysia dan Jepang tahun ini juga memperingati ulang tahun ke-65 pembentukan hubungan diplomatik.

Hayashi akan menyelesaikan kunjungan empat harinya ke Malaysia dan juga ke Singapura pada Senin.

Ini adalah pertama kalinya seorang menteri luar negeri Jepang mengunjungi kedua negara sejak Agustus 2020. (Sumber: OANA-Kyodo)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini