Viral Pemuda Cikarang Ngaku Diculik dan Dibuang ke Gunung, Ternyata Bucin ke Pacar

Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim mengungkapkan, klaim Faisal dirinya diculik adalah hoaks. Motifnya berbuat bohong karena ia terlanjur sayang alias bucin.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 17 September 2022 | 20:46 WIB
Viral Pemuda Cikarang Ngaku Diculik dan Dibuang ke Gunung, Ternyata Bucin ke Pacar
Warga Bekasi yang mengaku diculik dan dibuang ke pegunungan di Sukabumi. [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

MF pun diamankan oleh para pemuda di Rengasbandung lalu dibawa ke ketua RT dan dibawa pakai mobil oleh pihak keluarga pacarnya itu ke sebuah ruko.

"Setelah diamankan saya dibawa ke RT, di situ RT ngomong jangan di sini dan saya dibawa lagi pakai mobil bersama pihak [keluarga] perempuan dan dibawa ke ruko. Di ruko saya dipukuli seperti keadaan saya saat ini [terluka] seperti kepala, mata, mulut, tangan dan punggung," ujar MF dalam video klarifikasi.

Di ruko itu, MF terus dipukuli. Kemudian pada Rabu malam pukul 20.00 WIB, dia dibawa ke Sukabumi dan ditinggalkan.

"Setelah ditinggalkan saya paginya memohon dan meminta tolong kepada Polsek (yang ada di) Sukabumi untuk diantarkan pulang ke Cikarang," tuturnya.

Baca Juga:Ibu Korban Kekerasan Seksual Ngadu ke Hotman Paris, Polisi Minta Keluarga Bersabar

Pada pengakuan sebelumnya, MF mengaku melapor kejadian ini kepada Polsek Cisaat. Namun pihak Polsek Cisaat menyatakan tidak menerima laporan seorang warga Bekasi yang mengaku diculik, disekap dan dianiaya kemudian dibuang ke daerah pegunungan di Sukabumi.

Yang terjadi adalah MF meminta tolong ke Polsek Warudoyong karena ingin pulang ke Cikarang.

Kapolsek Warudoyong Kompol Budi Setiana mengatakan, pada Rabu 14 September 2022 sekitar pukul 14.40 WIB pihaknya telah memfasilitasi dan membantu menolong orang yang ingin pulang ke Cikarang Bekasi.

Budi menyatakan pria itu berinisial MF dan saat itu memang dalam kondisi terluka.

"Iya, ada satu orang laki-laki yang tidak dikenal yang menyampaikan Permohonan ingin difasilitasi atau dibantu untuk Pulang ke Cikarang Bekasi," kata Budi.

Baca Juga:Rombongan Guru SMPN 1 Palabuhanratu Gagal Berakhir Pekan di Lembang Gegara Bus Tabrak Pohon, Diduga Sopir Mengantuk

Menurut Budi, Korban tidak membuat laporan polisi di Polsek Warudoyong hanya meminta untuk difasilitasi pulang ke Cikarang Bekasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini